Amankan Selat Malaka, Malaysia Tambah 15 Kapal Penyerang
Kamis, 09 Feb 2006 16:55 WIB
Jakarta -
Malaysia akan meningkatkan patroli untuk memerangi aksi pembajakan di Selat Malaka. Negeri jiran itu akan mengerahkan tambahan 15 kapal polisi baru berkecepatan tinggi. Indonesia?Malaysia juga akan menggelar latihan maritim gabungan dengan Indonesia, Thailand dan Singapura. Demikian disampaikan seorang pejabat senior Malaysia, seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (9/2/2006)."Kami akan mendapatkan 10 hingga 15 kapal penyerang kecil dengan kecepatan hingga 45 knot pada tahun ini untuk memastikan keamanan perairan Malaysia termasuk Selat Malaka," ujar Abdul Rahman Ahmad, panglima kepolisian laut.Dikatakan Abdul Rahman, pihaknya akan mengadakan latihan maritim gabungan dengan Indonesia dan Thailand dalam tiga bulan mendatang. Sementara pembicaraan untuk mengadakan latihan serupa dengan Singapura akan dilakukan.Kapal-kapal buatan Malaysia itu masing-masing bernilai 500 ribu ringgit atau sekitar Rp 1,2 miliar dan mampu mengangkut empat polisi laut.Malaysia telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan pengamanan di Selat Malaka. Itu terbukti efektif dalam mengurangi serangan pembajakan di perairan yang ramai itu. Jumlah kasus pembajakan di Selat Malaka turun menjadi 12 kasus pada tahun 2005, dibandingkan 38 kasus pada tahun sebelumnya.Selat Malaka yang sepanjang 804 kilometer itu merupakan salah satu rute laut paling sibuk di dunia. Selat itu menghubungkan Asia dengan Timur Tengah dan Eropa. Sekitar 50 ribu kapal melintasi perairan tersebut setiap tahunnya.
(ita/)










































