Gedung Disdik DKI Dipakai Isolasi COVID, Kadinkes: Antisipasi Gelombang Kedua

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 03 Feb 2021 15:13 WIB
Kadinkes DKI Jakarta, Widyastuti
Kadinkes DKI Jakarta, Widyastuti (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Gedung UPT P2KPTK2 milik Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan dijadikan gedung isolasi pasien COVID-19. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan penggunaan fasilitas gedung Pemprov ini bertujuan mengantisipasi gelombang kedua pandemi COVID-19.

"Sedang dalam proses. Jadi kita kan tetap harus bisa mengantisipasi bagaimana pergerakan kasus yang kita lihat belajar dari luar bahwa fluktuatif tuh bisa udah turun tiba-tiba ada gelombang kedua," kata Widyastuti di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Lebih lanjut Widyastuti menerangkan, saat ini pihaknya sedang melakukan kajian. Nantinya, gedung milik Disdik ini akan dioptimalkan untuk penanganan COVID-19.

"Kami antisipasi kalau terjadi eskalasi dan sebagainya kita sudah siapkan skenarionya salah satunya adalah memanfaatkan suatu tempat-tempat Diklat yang memang selama ini tidak berfungsi karena ada WFH. Daripada tidak dipakai, dioptimalkan," terangnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta sedang mengkaji gedung Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik Tenaga Kependidikan dan Kejuruan (UPT P2KPTK2) Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebagai tempat isolasi baru untuk pasien COVID-19. Direncanakan gedung itu akan digunakan khusus isolasi mandiri wanita hamil.

"Usulan dari Dinkes yang sedang mengkaji analisa disiapkannya nanti ruang isolasi mandiri khusus wanita hamil yang rencananya nanti di Gedung Disdik di samping Rumah Sakit Duren Sawit," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Ahmad Patria di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Riza belum memerinci kapan kebijakan tersebut akan diterapkan. Dia menyebut hingga sekarang hal itu masih dalam pengkajian pihaknya dan jajaran terkait.

Riza mengatakan penggunaan gedung sebagai ruang isolasi telah memiliki ketentuan masing-masing. Dia mencontohkan, warga terjangkit Corona dengan taraf serius harus dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu, untuk yang memiliki gejala ringan hingga orang tanpa gejala, Pemprov DKI telah menetapkan ruang isolasi masing-masing di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet hingga beberapa hotel khusus di Jakarta.

(idn/idn)