Kadispenda Riau Diduga Gunakan Dana Negara untuk Kampanye

Kadispenda Riau Diduga Gunakan Dana Negara untuk Kampanye

- detikNews
Kamis, 09 Feb 2006 15:38 WIB
Pekanbaru - Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Riau Ahmad mendapat tudingan serius. Dia diduga menggunakan APBD Riau untuk kepentingan dana kampanye dirinya sebagai kandidat Bupati Rokan Hulur (Rohul).Ahmad menolak mengomentari tudingan itu dengan alasan masih sibuk dengan Pilkada. "Saya inikan masih dalam suksesi pilkada. Jadi sebaiknya kita jangan berbicara soal itu dululah," kata Ahmad saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (9/2/2006). Tudingan terhadap Ahmad berasal dari kerjasama dengan media massa lokal untuk menulis visi dan misi Dispenda Riau. Nilai kontrak proyek itu di salah satu peneribtan harian lokal mencapai Rp 170 juta. Namun anehnya media massa yang mendapat kontak kerjasama itu disuruh meliput segala kegiatan Ahmad dalam melakukan kunjungan di berbagai kecamatan di Rohul.Ahmad adalah salah satu kandidat bupati yang akan bertarung dalam bulan ini di Kabupaten Rohul. Tindakan kontrak dengan media massa dinilai merupakan kampanye terselubung. Hingga kini nilai kontrak sebanyak Rp 170 juta di media lokal itu, belum dibayar pihak Dispenda Riau. Alasannya, Dispenda belum memiliki dana untuk membayar kontrak iklan. Dispenda kabarnya baru akan membayar kontrak itu, setelah rancangan APBD Riau tahun 2006 ini disahkan DPRD Riau bulan depan.Saat ditanya benarkah melakukan kontrak iklan sebanyak Rp 170 juta dengan media massa lokal, Ahmad tak membantah ataupun membenarkan. "Sudahlah jangan bicara itu. Kita kerja sama yang baik sajalah," kata Ahmad. (iy/)


Berita Terkait