Ferrari Selundupan Laku Dilelang, Dibayar Cash Rp 9 Miliar oleh Pembeli

M Syahbana - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 16:53 WIB
Ferrari dilelang Rp 10,2 miliar (Raja Adil-detikcom)
Ferrari yang dilelang. (Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Mobil supermewah sitaan Bea-Cukai Palembang, Ferrari 458 Speciale, akhirnya laku dilelang. Mobil tersebut terjual dengan harga Rp 9 miliar.

"Iya benar mobil tersebut sudah laku Rp 9,049 miliar. Terjual pada 27 Januari kemarin," kata Kasi Barang Bukti dan Rampasan Kejari Palembang, Fifin Suhendar, Selasa (2/2/2021).

Fifin menyebut mobil itu dibeli oleh warga asal Jakarta. Orang tersebut mengikuti lelang yang diselenggarakan di KPKNL.

"Warga Jakarta yang beli mobil itu. Tentunya dia sudah melengkapi semua prosedur lelang sehingga bisa membeli mobil yang di lelang tersebut," terang Fifin.

Fifin mengatakan pemenang lelang tersebut melakukan pembayaran langsung secara tunai. Uang dibayarkan dan masuk ke kas negara.

"Pembelinya langsung membayar cash seharga yang sudah ditentukan. Uangnya masuk ke kas negara," jelasnya.

Sebelumnya, kasus penyelundupan ini bermula dari keberangkatan kapal MV ATI BHUM Voyage 056S (V.056S) berbendera Thailand yang dimiliki oleh Regional Container Line (RCL) Feeder PTE LTD, Singapura. Kapal tersebut bertolak dari Singapura ke Palembang dengan membawa muatan barang impor sebanyak 109 unit kontainer.

Hatta Ansori, yang saat itu merupakan karyawan PT Bintika Bangun Nusa, ditunjuk oleh Regional Container Lines (RCL) PTE LTD, Singapura, sebagai agen pelayaran berdasarkan certificate of residence (CoR). Dari 109 kontainer, Hatta hanya melaporkan 107 unit kepada Bea-Cukai, sementara dua kontainer besar lainnya tidak dilaporkan.

Salah satunya memuat Ferrari 458 Speciale ini dan ribuan botol minuman beralkohol. Nilai barangnya mencapai Rp 27 miliar. Mobil itu berwarna abu-abu dengan nomor mesin 247460 dan nomor rangka ZFF75VHC000204517. Ferrari 458 Speciale dibuat di Italia.

Selanjutnya, mobil disita petugas dari Kantor Bea-Cukai Palembang. Hatta Ansori juga ditangkap dan diadili di PN Palembang hingga divonis 3,5 tahun karena bersalah melakukan penyelundupan pada November 2019.

Ferrari tersebut sempat dilelang seharga Rp 10 miliar. Karena tak laku, harga pembukaan kemudian diturunkan.

(haf/haf)