Polisi Tunggu Petunjuk Jaksa untuk Olah TKP Video Syur Gisel

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 15:33 WIB
Artis Gisella Anastasia atau Gisel telah merampungkan pemeriksaan sebagai tersangka di kasus video syur. Ia diperiksa selama 10 jam lebih.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Polda Metro Jaya telah mengagendakan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus video syur yang melibatkan Gisella Anastasia atau Gisel dan Michael Yukinobu Defretes atau Nobu. Namun, proses tersebut kini masih menunggu petunjuk dari jaksa penuntut umum (JPU).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, hari ini pihaknya telah menyerahkan berkas perkara tahap satu tersangka Gisel dan Nobu ke jaksa. Polisi kini masih menunggu pemeriksaan berkas perkara tersebut untuk mengambil langkah penyidikan selanjutnya, termasuk melakukan olah TKP.

"Memang saat ini belum kita lakukan olah TKP. Kami masih koordinasi dan harus penyidik nantinya akan berangkat ke Medan jika memang akan dilaksanakan. Kalau memang itu diperlukan nanti pada tahap satu kita serahkan (berkas perkara), kami akan olah TKP ke Medan. Kita menunggu hasil penelitian yang dilakukan oleh JPU," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Yusri menyebutkan berkas perkara Gisel dan Nobu sebagai tersangka video syur memang baru diserahkan ke jaksa hari ini. Pihaknya berharap segera bisa mendapatkan balasan dari jaksa perihal pengecekan berkas perkara tersebut.

Dia menambahkan, proses olah TKP kasus video syur Gisel dan Nobu nantinya akan tergantung pada hasil pemeriksaan berkas perkara oleh jaksa.

"Tergantung dari JPU-nya kalau memang diperlukan olah TKP dalam hal kelengkapan berkas perkara akan dilakukan olah TKP. Tapi kalau menurut JPU tidak perlu olah TKP kita tidak akan laksanakan," ungkap Yusri.

Hingga saat ini sendiri Gisel dan Nobu masih menjalani wajib lapor tiap Senin dan Kamis di Polda Metro Jaya. Keduanya wajib lapor usai tidak menjalani penahanan.

Penyidik menilai keduanya bersikap kooperatif dan tidak ada indikasi akan melarikan diri dari kasus tersebut. Bagi Gisel sendiri, penyidik memiliki alasan kemanusiaan mengingat artis jebolan ajang pencarian bakat tersebut masih memiliki anak kecil sehingga tidak perlu ditahan.

Kasus video syur Gisel dan Nobu menyita perhatian publik di akhir tahun 2020. Polisi pun menetapkan keduanya sebagai tersangka usai keduanya mengaku sebagai pemeran dari video tersebut.

Pengakuan keduanya, video syur tersebut direkam pada tahun 2017 di sebuah hotel di Medan, Sumatera Utara. Gisel sendiri mengaku sempat mengirimkan video syur tersebut kepada Nobu lewat aplikasi handphone.

(ygs/dwia)