SBY: TDL Memang Sebaiknya Tidak Dinaikkan Dulu
Kamis, 09 Feb 2006 13:19 WIB
Bandung - Pro kontra rencana kenaikan tarif dasar listik (TDL) mendorong Presiden SBY angkat bicara. Menurutnya, TDL sebaiknya tidak dinaikkan."TDL memang sebaiknya tidak dinaikkan dulu karena masyarakat baru saja mengalami kenikkan harga BBM," kata SBY yang langsung disambut tepuk tangan dari hadirin.Hal ini disampaikan dia dalam pidato sambutan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung, Kamis (9/2/2006).Namun demikian, SBY menyatakan, tidak tertutup kemungkinan pada akhirnya TDL harus dinaikkan, dan apabila hal itu terjadi, maka sebaiknya diusahakan agar persentase kenaikan tidak terlalu besar dan tidak menambah beban masyarakat.Pernyataan SBY ini menanggapi aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen yang mengusung beberapa agenda, antara lain menolak kenaikan TDL, menuntut ganti rugi korban saluran udara ekstra tegangan tinggi (SUTET), serta masalah mantan karyawan PT Dirgantara Indonesia (DI).Selain TDL, SBY juga menilai SUTET dan PT DI merupakan masalah lama yang hingga kini belum selesai. Dia pun menginstruksikan jajaran terkait untuk terus mencari penyelesaian terbaik secepatnya. "Memang tidak mudah, tetapi cari terus solusinya," tandas SBY.
(aan/)











































