Presiden Pertanyakan Manfaat Playboy untuk Publik
Kamis, 09 Feb 2006 12:34 WIB
Bandung - Penerbit Playboy yang lebih dari sebulan ini menjadi bulan-bulanan berbagai pihak mendapat sentilan dari Presiden SBY. SBY mempertanyakan manfaat majalah itu bagi publik."Meski pemerintah tidak dapat lagi melakukan pembredelan atau melarang penerbitan sebuah media massa, tapi hendaknya penerbit tetap mempertimbangkan unsur manfaat dan kegunaannya bagi masyarakat," tegas SBY.SBY menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada peringatan Hari Pers Nasional di Gedung Merdeka, Bandung, Kamis (9/2/2006).Tanpa mempertimbangkan kedua aspek tersebut, imbuhnya, sebuah penerbitan dikhawatirkan hanya akan meracuni pikiran masyarakat.Hingga kini rencana penerbitan Playboy versi Indonesia pada Maret mendatang terus menuai kritik. Kontroversi penerbitan majalah syur itu tak habis-habisnya dikupas berbagai kalangan. Sebagian besar meminta penerbit membatalkan rencananya menerbitkan majalah yang populer di Amerika itu.
(umi/)











































