Ribut Kartun Nabi, AS Salahkan Iran & Suriah
Kamis, 09 Feb 2006 11:57 WIB
Jakarta - Di tengah gelombang aksi demo menentang kartun Nabi Muhammad, pemerintah Amerika Serikat (AS) malah menyalahkan pemerintah Iran dan Suriah.AS menuding keduanya sengaja memanfaatkan isu kartun itu untuk membangkitkan sentimen anti-Barat dan kekerasan demi tujuan mereka sendiri.Tuduhan itu dilontarkan Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice. Menurutnya, Iran dan Suriah telah memancing perasaan sektarian.Dikatakannya, beberapa negara muslim bertindak secara bertanggung jawab. Namun ada pula pemerintahan yang menggunakan kesempatan ini untuk memancing kekerasan. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (9/2/2006)."Saya tidak ragu bahwa Iran dan Suriah telah melewati batas dengan membakar sentimen, dan menggunakan ini untuk tujuan mereka sendiri," cetus Rice.Petinggi AS itu menuding pemerintah Iran dan Suriah tidak melakukan upaya yang cukup untuk mencegah aksi kekerasan atas kartun nabi yang pertama kali dimuat koran Denmark, Jyllands-Posten.Aksi demo atas kartun nabi di beberapa negara telah menelan korban jiwa. Di Afghanistan, sebanyak 11 pendemo meninggal akibat bentrok dengan aparat keamanan. Satu orang lainnya tewas di Somalia, serta seorang lagi di Libanon.
(ita/)











































