Ruben Onsu Kalah di Pengadilan soal Desain Kotak Makanan 'Geprek Bensu'

Andi Saputra - detikNews
Senin, 01 Feb 2021 12:21 WIB
Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
Ilustrasi gedung PN Jakpus. (Ari Saputra/detikcom)

Jawaban Ruben Onsu di Pengadilan

Dalam berkas putusan itu, pihak Ruben Onsu memberikan sejumlah argumen. Di antaranya:

- Berdasarkan fakta, Desain Industri Kotak Kemasan Makanan Merek "I AM GEPREK BENSU SEDEP BENEERRR" maupun dengan nama Merek "I AM GEPREK BENSU" tidak pernah didaftarkan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Tergugat II), sehingga Desain Industrinya tersebut tidak diakui oleh Negara dan tidak mendapat perlindungan hukum, sebagaimana diatur dalam Undang-undang No. 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri ("UU Desain Industri").

- Bahwa diketahui, pihak yang dapat dan berhak mengajukan Gugatan Pembatalan Desain Industri adalah pihak yang memiliki hak atas Desain Industri berdasarkan Sertifikat Desain Industri atau telah mendapatkan persetujuan secara tertulis dari Pemilik/Pemegang Hak Desain Industri yang tercatat dalam Daftar Umum Desain Industri. Bahwa dalam hal ini, Penggugat bukanlah Pemegang Sertifikat Desain Industri ataupun Pemegang Lisensi Desain Industri yang menimbulkan hak.

- Bahwa selanjutnya, berdasarkan Fakta Hukum, Tergugat I adalah Pemilik/ Pemegang Hak Atas Desain Industri Kotak Kemasan Makanan Nomor: Pendaftaran IDD000049596 atas nama Ruben Samuel Onsu yang sah dan terdaftar dalam Daftar Umum Desain Industri serta telah memperoleh perlindungan hukum yang berlaku 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal penerimaan permohonan tanggal 22 Agustus 2017, sebagaimana ditegaskan dalam Sertifikat Desain Industri yang diterbitkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Tergugat II). Bahwa Tergugat I adalah sebagai Pendaftar Pertama atas Desain Industri, maka harus mendapat perlindungan hukum, sedangkan Penggugat tidak mendaftarkan Desain Industrinya, sehingga tidak memperoleh perlindungan hukum.

- Bahwa dengan demikian, jelas dan tegas Penggugat tidak dapat dikwalifisir sebagai pihak yang berhak dan berdasarkan hukum atas Desain Industri, sehingga Penggugat tidak berhak mengajukan Gugatan a quo. Bahwa oleh karenanya, sudah selayaknya Gugatan Penggugat dinyatakan tidak dapat diterima (niet ontvankelijk verklaard).

- Penggugat telah salah/keliru menempatkan Ruben Samuel Onsu dalam kapasitasnya sebagai Pemilik/Pemegang Hak Desain Industri menjadi Tergugat I dalam Gugatan a quo. Bahwa yang seharusnya dijadikan pihak Tergugat dalam Gugatan a quo adalah hanya Pemerintah Republik Indonesia Cq. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Cq. Direktorat Jenderal Hak Dan Kekayaan Intelektual Cq. Direktorat Cipta Dan Desain Industri.

Berdasarkan data yang dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakpus, Ruben mengajukan kasasi atas putusan tersebut. Pengiriman berkas kasasi dikirim pada 25 NOvember 2020 dengan nomor surat W10.U1.5229.HT.03.XI.2020.03.Kas.

Permohonan kasasi itu sedang diadili di tingkat kasasi oleh ketua majelis hakim agung Syamsul Maarif dengan anggota Ibrahim dan Sudrajad Dimyati. Perkara di tingkat kasasi mengantongi nomor 162 K/Pdt.Sus-HKI/2021.

Halaman

(asp/dkp)