BMKG Ingatkan Potensi Multi Bencana: Waspada Boleh, Jangan Panik

Yulida Medistiara - detikNews
Minggu, 31 Jan 2021 18:30 WIB
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati
Foto: Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati (Tangkapan layar)
Jakarta -

BMKG menyampaikan adanya potensi multi bencana dari mulai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, potensi gempa hingga potensi tsunami. BMKG mengingatkan potensi bencana tersebut agar masyarakat mewaspadai, tidak untuk panik.

"Kita perlu terus mewaspadai potensi multi bencana. Jadi tidak hanya hidgrometeorologi tapi juga jangan sampai waspada potensi hidrometeorologi tapi lupa ada potensi gempa bumi dan lupa potensi tsunami. Kami mengimbau agar kita tetap mewaspadai potensi multi bencana hidrometeorologi, gempa bumi dan tsunami, namun tidak panik," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Minggu (31/1/2021).

Ia meminta agar masyarakat terus memonitor perkembangan terbaru terkait informasi peringatan dini terkait bencana, misalnya prakiraan cuaca ekstrim dan lokasinya. Masyarakat diimbau untuk mengenali lingkungan dan potensi bencana di lingkunagan tempat tinggalnya. Hal itu agar masyarakat bisa mempersiapkan diri terkait potensi bencana tersebut.

"Gunanya adalah agar kita bisa menyesuaikan diri, mengatur kegiatan kita atau menghindari tempat-tempat yang sudah terprediksi, karena setiap peringatan dini itu BMKG menyampaikan daerahnya dimana, potensi cuaca ekstrem di kecamatan mana saja mulai dari jam berapa dan apa. Itu manfaatnya agar kita bisa mengatur rencana, mengatur kegiatan kita. Cara untuk tidak panik seperti itu mengatur kegiatan kita," ujarnya.

Ia mencontohkan peringatan dini BMKG terkait potensi gempa dan tsunami misalnya dapat dimanfaatkan agar masyarakat bisa mengantisipasi untuk ke tempat yang lebih tinggi. Kemudian bagi warga yang tinggal di lokasi rawan longsor dan rawan bangunan runtuh juga perlu berhati-hati pada saat terjadi gempa.

"Misalnya ada hotel di tepi pantai rawan tsunami kita harus waspada ada tsunami ada peringatan dini kita harus segera memonitor agar segera naik ke lantai yang lebih tinggi," ujarnya.

BMKG juga meminta masyarakat beradaptasi dan mitigasi terkait peringatan dini yang diberikan BMKG. Misalnya menyesuaikan kondisi iklim terutama dalam kepentingan mengirimkan logistik, melakukan penangkapan ikan, melakukan cocok tanam, melakukan kegiatan pembangunan infrastruktur.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrim yang menyebabkan terjadinya potensi bencana hidrometeorilogi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung. Kondisi ini diperkirakan hingga April atau hingga selesainya musim hujan.

BMKG juga memperkirakan peringatan gelombang tinggi dan aktivitas penerbangan. Selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2