Pembakar Bendera Merah Putih Tinggal di Malaysia, Kemlu Koordinasi ke KBRI

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 30 Jan 2021 17:26 WIB
Plt Juru Bicara Kemlu, Faizasyah
Teuku Faizasyah (Zakia Liland/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) akan membantu koordinasi dengan perwakilan Indonesia di Malaysia terkait warga Aceh inisial AR yang viral diduga pembakar bendera Merah Putih. Kemlu meyakini pihak kepolisian Indonesia juga telah bekerja sama untuk menangkap pelaku.

"Bila dalam prosesnya perlu koordinasi lebih lanjut melalui perwakilan RI di Malaysia, sudah seyogianya akan dilakukan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah saat dihubungi, Sabtu (30/1/2021).

Faizasyah meyakini pihak kepolisian Indonesia pasti sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian Malaysia. Sebab, kata dia, hubungan keduanya selalu berjalan dengan baik.

"Dari satu sisi kerja sama antarkepolisian kedua negara sudah berjalan dengan baik," ucap Faizasyah.

Seperti diketahui, Polda Aceh masih mencari seorang warga Aceh pelaku pembakaran bendera Merah Putih yang viral di media sosial. Polisi menyebut sudah mengantongi identitas pelaku.

"Untuk identitas nama sudah dikantongi. Inisialnya AR," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (30/1/2021).

Polisi menyebut AR tinggal di Malaysia. Menurut Winardy, polisi masih menyelidiki lebih detail sosok pelaku.

AR diketahui viral setelah membakar bendera Merah Putih di media sosial. Dilihat detikcom dari video yang diunggah di Instagram, bendera Merah Putih awalnya dikibarkan pada tiang kayu.

Seorang pria yang mengenakan kaus oblong lalu menyulut api dari bawah. Dia juga menyiramkan minyak ke bendera dengan menggunakan botol air mineral.

Dalam hitungan detik, bendera Merah Putih ludes terbakar. Video direkam di lokasi yang ditumbuhi pepohonan. Video itu memakai lagu Aceh berjudul 'Panglima Prang'.

(maa/idh)