KPK Ungkap Awal Mula Nurhadi Pukul Petugas Rutan Gegara Kamar Mandi

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 21:07 WIB
Eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi kembali diperiksa penyidik KPK. Nurhadi menjadi tersangka terkait suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA.
Nurhadi / Foto: Ari Saputra
Jakarta - Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) yang saat ini berstatus sebagai terdakwa perkara suap, Nurhadi, disebut melakukan pemukulan terhadap petugas rumah tahanan (Rutan) KPK. Lalu bagaimana awal mula kejadian pemukulan tersebut?

Plt Juru Bicara KPK Ali Firki mengatakan kejadian bermula saat petugas Rutan KPK melakukan sosialisasi kepada para tahanan di Rutan KPK Kavling C1. Sosialisasi itu terkait rencana renovasi salah satu kamar mandi yang di dalamnya terdapat jalur ventilasi saluran udara gedung.

"Karena akan berpotensi membahayakan kesehatan dan keamanan penghuni rutan. Sehingga untuk sementara waktu dilakukan penutupan kamar mandi tersebut," kata Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (29/1/2021).

Ali menyebut saat rencana tersebut disampaikan kepada para penghuni sel, Nurhadi keberatan. Menurut Ali, Nurhadi menyampaikan keberatannya dengan intonasi suara tinggi.

"Sehingga timbul kericuhan yang berujung timbulnya dugaan tindakan kekerasan fisik oleh yang bersangkutan kepada salah satu petugas rutan," ucap Ali.

Pemukulan terjadi pada Kamis (28/1) sekitar pukul 16.30 WIB. Nurhadi sendiri ditahan di Rutan Ground A yang berada di Gedung KPK Kavling C-1, Jakarta Selatan.

Pemukulan Nurhadi terhadap seorang petugas Rutan KPK juga disaksikan oleh petugas lainnya. Nurhadi akan diperiksa KPK terkait peristiwa tersebut.

"Pihak rutan KPK akan melakukan tindakan pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku terhadap tahanan dimaksud," pungkasnya.

Simak juga video 'Saksi Ungkap Aliran Uang ke Rekening Menantu Nurhadi':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/imk)