PPSDM Migas Tingkatkan Skill Pengajar Lewat Pelatihan Video Creation

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 11:42 WIB
Gedung Kementerian ESDM
Foto: ESDM
Jakarta -

Selain mengembangkan SDM di sektor minyak dan gas bumi, PPSDM Migas juga menggelar pelatihan guna meningkatkan kompetensi setiap pengajarnya. Pelatihan yang bertujuan untuk menjawab tantangan di masa pandemi ini telah dilaksanakan pada 11-15 Januari 2021 silam.

Pelatihan dan sertifikasi yang diselenggarakan secara daring ini, bukan hanya memindahkan tatap muka nyata menjadi tatap muka maya selama sehari penuh, namun ada beberapa konten yang perlu disiapkan, yaitu berupa video pembelajaran atau video tutorial.

Video ini menjadi pelengkap media, agar pembelajaran yang diberikan berkualitas dan menarik bagi para peserta pelatihan dan juga sertifikasi di PPSDM Migas.

Hasan Syukur yang merupakan Widyaiswara Madya PPSDM Migas sekaligus salah satu pengampu pelatihan menjelaskan, pelatihan batch 1 dikhususkan untuk pengajar, baik fungsional Widyasiwara, instruktur, maupun fungsional umum yang berkecimpung dalam setiap pelatihan dan sertifikasi di PPSDM Migas. Mereka menerima pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Pembuatan Video Tutorial yang diadakan dalam 5 gelombang.

Hasan memastikan bahwa semua pengajar di PPSDM Migas harus mampu membuat video pembelajaran, sebagai output dari pelatihan ini. Tak hanya itu saja, menurutnya pegawai yang terlibat dalam dokumentasi video pembelajaran pun harus menguasai kompetensi ini.

"Tujuan pelatihan ini adalah agar seluruh pengajar, pengembang teknologi pembelajaran (PTP), serta staf pegawai mampu membuat video pembelajaran dan editing agar menjadi konten pembelajaran atau konten informasi lain yang baik dan menarik," ujar Hasan dalam keterangan tertulis, Jumat (29/1/2021).

Lebih lanjut, Hasan memaparkan materi yang diterima peserta pelatihan. Adapun materi tersebut meliputi skenario video pembelajaran, pembuatan video pembelajaran dari powerpoint, pembuatan video pembelajaran dengan tampak wajah presenter, serta editing video selama 5 hari dengan durasi 40 JP, yang disampaikan lewat blended learning, yakni secara online via zoom dan offline pada saat praktik pembuatan dan editing.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Asep Muhammad Ishak Siddiq memberikan tanggapannya terkait pelatihan yang diselenggarakan PPSDM Migas tersebut. Menurutnya, materi telah disesuaikan mulai dari yang paling mudah sampai yang tersulit dan diberikan secara bertahap, sehingga peserta akhirnya bisa mengedit video dengan baik meskipun mereka seorang pemula.

"Peserta jika menekuni ilmu editing ini, akan mampu membuat video pembelajaran dengan tampilan yang profesional meskipun latar belakang pendidikannya bervariasi," jelasnya.

Asep menilai, penjelasan materi yang rumit menjadi mudah dicerna karena didukung pengajar yang kompeten dan sangat kooperatif dalam membimbing semua peserta.

"Untuk kedepan, peserta seharusnya sudah menginstal software yang dibutuhkan selama proses pembelajaran berlangsung, tentunya dengan spesifikasi laptop yang mendukung sehingga tidak perlu menggunakan waktu di kelas untuk menginstal software tersebut," pungkasnya.

(ega/ega)