Lapan Ragu Dentuman di Lampung Berasal dari Meteor

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 11:04 WIB
Mungkinkah batu meteor bernilai puluhan miliar rupiah?
Ilustrasi meteor jatuh (BBC Magazine)
Jakarta -

Warga digegerkan oleh suara dentuman di Lampung semalam. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan suara dentuman itu bisa saja berasal dari meteor. Namun hal ini agak aneh secara statistik.

Astronom sekaligus peneliti madya Lapan, Rhorom Priyatikanto, mengatakan pihaknya belum melakukan analisis secara mendalam terkait dentuman di Lampung. Dia menjelaskan, jika sumbernya dari meteor jatuh, efeknya memicu gelombang kejut.

"Bila itu meteor, meteor berukuran sekitar 1 meter memang bisa mencapai ketinggian rendah (beberapa puluh km) dan memicu gelombang kejut ketika jatuh dengan kecepatan supersonic. Gelombang kejut itulah yang terdengar sebagai suara dentuman," kata Rhorom saat dihubungi, Jumat (29/1/2021).

Dia mengatakan ada kemungkinan dentuman di Lampung berasal dari benda langit yang jatuh. Namun, menurutnya, hal ini terasa agak aneh secara statistik.

"Bisa saja (dari meteor), tapi memang agak aneh kalau kita mendapatkan banyak laporan dentuman dalam sebulan dan semuanya diasosiasikan dengan meteor. Secara statistik, meteor yang mampu menimbulkan dentuman semacam itu hanya beberapa kali terjadi dalam 10 tahun. Itu pun terbagi di seluruh wilayah Bumi, tidak hanya di Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah pengguna media sosial heboh mendengar suara dentuman di Lampung semalam. BMKG memastikan tak ada gempa di Lampung malam tadi.

BMKG Lampung, lewat Instagram, Jumat (29/1/2021), menjelaskan alat mereka tidak mencatat gempa bumi di Lampung pukul 22.00 WIB kemarin terkait heboh suara dentuman dan getaran di sejumlah wilayah Provinsi Lampung.

Selanjutnya
Halaman
1 2