Banyak Anak Muda Jadi Pengurus PPP, Suharso: Pemilih 2024 Didominasi Gen Z

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 20:38 WIB
Ketum PPP Suharso Monoarfa
Ketum PPP Suharso Monoarfa (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Ketum PPP Suharso Monoarfa mengungkapkan jajaran kepengurusan PPP akan banyak diisi oleh anak muda. Hal itu sebagai strategi untuk meraih suara kaum milenial.

"Tentu kita lihat persis demografi di Indonesia di mana di tahun 2024 nanti pemilih akan didominasi kaum muda, kaum milenial, Gen Z bahkan nanti ada Generasi Alfa pertama kali. Jadi tentu kita lebih suka kalau kita punya pengurus-pengurus yang punya perspektif yang sama dengan pemilih, sehingga dengan demikian mereka bisa bertemu," kata Suharso di Jakarta, Kamis (28/1/2021).

"Inilah apa yang kami sebut dengan wajah baru, wajah yang bisa menjaga dan menjemput masa depan itu, dan memahami berdasarkan perspektif yang tepat dan mudah-mudahan bisa bekerja maksimal," ujarnya.

Berkaca dari sejarah capaian PPP sebelumnya dan melihat tantangan masa depan yang mana banyak pemilih pemula, maka PPP mensiasatinya dengan mengisi pengurusnya dengan anak muda.

"Dengan demikian tentu kita harus menjawab itu kira-kira yang tepat, yang pas itu orang-orang yang bisa menjemput kemenangan pada tahun 2024 itu kategorinya seperti apa, karena itu kemudian kami mengkategorikannya, mengklasifikasinya kerja-kerja elektoral, kerja-kerja fungsional, kerja-kerja suporter, kerja-kerja organisasi dan manajemen," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, CEO and Founder PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah menyebut wajah baru pengurus PPP yang diisi anak muda sehingga membuat lebih banyak orang berharap kepada PPP. Selain itu ada 17 perempuan dari 45 pengurus harian dinilainya wujud memberi kesempatan kaum perempuan dalam berpolitik.

"Terakhir rasanya sejauh yang saya tahu, baru pertama dalam pengurus partai ada banyak orang ditempatkan di pos strategis dan langsung dirumuskan sebagai pekerja elektoral, di pengurus yang baru ini ada tim 17 yang tugasnya adalah kerja elektoral. Itu artinya ada kesadaran yang luar biasa yang baru dan segar bahwa PPP sekarang mau bekerja langsung di front terdepan, berhadapan di dapil-dapil," kata Eep.

"Ada satu yang menarik, kalau lihat komposisinya di depan ada 17 orang yang akan menjadi penanggung jawab elektoral di dapil-dapil. Lalu kepemimpinan dikendalikan 8 orang dari ketua umum, sekretaris umum, bendahara umum dan 5 wakil ketua umum, dam jumlah pengurus 45. 17, 8, 45, itu simbolisasi yang luar biasa, ini pengurus PPP yang tepat untuk Indonesia," ujarnya.

(yld/jbr)