Kasus Corona di Jabar Tertinggi, Ridwan Kamil: Data Masih Kecampur-campur

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 20:11 WIB
Ridwan Kamil (Isal Mawardi/detikcom)
Foto: Ridwan Kamil (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta - Penambahan kasus baru Corona terbanyak hari ini terjadi di Jawa Barat (Jabar). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut berkomentar terkait hal itu.

Ridwan Kamil menyebut data yang diumumkan oleh Satgas Penanganan COVID-19 itu masih tercampur-campur antara data lama dengan data terkini.

"Masih kecampur-campur sampai hari ini. Jadi setiap hari pengumuman itu, bercampur dengan kasus-kasus lama," ujar Ridwan Kamil di sekitar Gedung Transmedia, Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mencontohkan, Jawa Barat diumumkan memiliki sekitar 3.000 kasus baru pada minggu lalu. Namun, 2.000 kasus di antaranya, kata Ridwan Kamil, merupakan kasus lama.

"Minggu lalu ya, ada 3000 ya, itu 2000 itu kasus lama sehingga pas diumumkan tidak pas untuk mengukur zona merah oranyenya," jelas Ridwan Kamil.

Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait data-data tersebut.

Diketahui, kasus positif virus Corona di Indonesia hari ini bertambah 13.695. Jawa Barat menjadi provinsi yang memiliki kasus baru terbanyak.

Hal itu diketahui berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19, Kamis (28/1/2021). Data perkembangan pandemi Corona di RI dikumpulkan setiap hari pada pukul 12.00 WIB.

Kasus baru COVID-19 terbanyak di Jabar, yakni 4.532 kasus. Disusul secara berurutan, DKI Jakarta (2.889 kasus), Jawa Tengah (1.507 kasus), Jawa Timur (1.022 kasus), dan Sulawesi Selatan (679 kasus). (isa/jbr)