Protes Kartun Nabi, 2 Pendemo Tewas Ditembak Polisi
Rabu, 08 Feb 2006 16:52 WIB
Jakarta - Aksi protes menentang kartun Nabi Muhammad kembali menelan korban jiwa. Dua pendemo tewas ditembak aparat polisi Afghanistan di kota Qalat. Sebanyak 14 orang lainnya, termasuk empat polisi Afghan mengalami luka-luka.Bentrokan ini terjadi ketika para polisi berusaha menghentikan massa yang melakukan aksi lempar batu. Sekitar 500 pengunjuk rasa berdemo di luar pangkalan militer AS di Qalat. Massa melempari polisi dengan batu.Semula polisi cuma membalas dengan mengarahkan tembakan ke udara. Namun kemudian aparat terpaksa melepas tembakan ke kerumunan pendemo yang semakin beringas. Demikian disampaikan kepala kepolisian kota Qalat, Abdul Bari.Aksi demo berdarah atas kartun nabi telah berlangsung selama tiga hari di Afghanistan. Sebelumnya, tiga pendemo tewas akibat bentrok dengan pasukan perdamaian internasional di Afghanistan.Menghadapi korban jiwa yang terus berjatuhan dalam aksi demo ini, organisasi Islam terkemuka Afghan menyerukan umat muslim untuk tenang. Seruan itu disampaikan anggota-anggota Dewan Ulama Afghanistan lewat radio dan televisi."Islam mengatakan sah untuk berdemonstrasi, tapi tidak untuk melakukan kekerasan. Ini harus dihentikan," tegas ulama senior Mohammed Usman seperti diberitakan Associated Press, Rabu (8/2/2006)."Kami mengutuk kartun-kartun itu, tapi ini tidak membenarkan kekerasan. Para perusuh itu telah mencemarkan nama Islam," cetusnya.Menurut sejumlah pejabat Afghan, militan al Qaeda dan Taliban bisa saja mengeksploitir kemarahan warga atas kartun nabi untuk menimbulkan aksi kekerasan.
(ita/)











































