Tentang Dapra, 'Bola Hitam' yang Bikin Heboh di Pantai Bintan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 11:25 WIB
Bola hitam besar ditemukan terdampar di Pantai Bintan, Kepri.
Bola hitam besar ditemukan terdampar di Pantai Bintan, Kepri. (Foto: dok. Antara)
Jakarta -

Misteri 'bola hitam' besar bertulisan 'Yokohama 50kPa' terjawab. Polisi memastikan temuan tak biasa itu adalah dapra kapal.

"Sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara), benar adanya satu buah fender atau dapra kapal tanker yang sudah ada di pinggir pantai," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt dalam keterangannya, Rabu (27/1/2021).

Apa itu dapra kapal?

Dapra merupakan bantalan yang dipasang pada lambung kapal atau perahu untuk menjaga supaya tidak bersentuhan langsung dengan tembok dermaga atau pangkalan. Dan, tulisan 'Yokohama' pada bola hitam itu adalah produsen dapra atau fender kapal tersebut.

Dilansir dari situs y-yokohama.com, fender Yokohama dirancang untuk tahan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem dan perusahaan berkomitmen untuk berkontribusi pada industri lepas pantai dengan menghadirkan produk-produk unggulan.

Sebenarnya dapra tidak berbentuk bulat seperti bola. Dapra Yokohama berbentuk memanjang. Dari situs Yokohama, dapra yang ditemukan di Pantai Bintan itu termasuk fender kapal tipe 1, di mana ditutup dengan jaring rantai, jaring kawat, atau jaring serat untuk sepatbor ukuran kecil.

Jaring yang dipakai juga memiliki ban bekas dengan selongsong karet untuk perlindungan tambahan. Persis dengan temuan yang bikin geger itu. Disebutkan juga jaring rantai itu mampu menahan korosi.

Sementara itu, untuk tulisan '50kPa' merujuk pada daya tekan. Selain 50kPa, ada juga yang 80kPa. Ukurannya dan diameter lingkaran daripada dapra ini juga beragam, mulai 500x1.000 sampai 4.500x 12.000.

Seperti diketahui, warga Bintan, Kepri, dihebohkan oleh penemuan bola berwarna hitam besar yang terdampar di tepi pantai Desa Teluk Bakau. Dapra tersebut ditemukan di perairan Kampung Kampe, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Kepri.

Bola hitam tersebut terlihat dilapisi dengan rantai besi putih disertai ban hitam mini. Pada benda tersebut terdapat beberapa tulisan, salah satunya tertulis 'Yokohama 50kPa'.

Aparat lalu mengecek temuan tersebut. Pengecekan melibatkan Kasat Polairud Polres Bintan, Kapolsek Gunung Kijang, Bhabinkamtibmas Gunung Kijang, Kades Malang Rapat, dan Posmat TNI AL Kawal.

"Sampai saat ini fender (dapra kapal tanker) tersebut masih diamankan di pinggir pantai Kampung Kampe, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, dalam pengawasan Satpolairud Polres Bintan, Polsek Gunung Kijang, Posmat TNI AL Kawal dan masyarakat sekitar TKP," jelas Kombes Harry.

Simak juga video 'Bukan Pesawat, Puing di Perairan Kalteng Ternyata Pecahan Roket China':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/fjp)