Istana: Tak Perlu Ada Pertemuan Debitor dengan Presiden
Rabu, 08 Feb 2006 16:21 WIB
Jakarta - Bertemu dengan siapa sajakah tiga debitor kelas kakap di Istana Kepresidenan Senin lalu, masih misterius. Namun yang jelas, Istana Kepresidenan menegaskan, tidak perlu ada pertemuan antara presiden dengan debitor mana pun untuk menyelesaikan secara teknis dan hukum kewajiban mereka kepada negara. Pertemuan itu tidak perlu karena presiden telah menginstruksikan kepada menteri-menteri dan pejabat terkait untuk segera memroses secara teknis dan prosedur pengembalian harta milik negara dari debitor BLBI yang bersedia pulang ke Tanah Air dan memenuhi kewajibannya kepada negara dengan baik sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku secara transparan dan akuntabel. "Sejak awal, Presiden telah menginstruksikan agar kepolisian dan penegak hukum lainnya dengan intensif melakukan upaya untuk mendapatkan dan mengembalikan ke tanah air mereka yang harus menyelesaikan kewajibannya kepada negara baik secara hukum maupun finansial," papar Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng pada pers di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2006).Untuk itu, lanjut Andi, Presiden telah menegaskan agar mereka yang bersedia kembali ke tanah air dan memenuhi kewajibannya kepada negara, termasuk mengembalikan aset dan uang negara, agar mendapatkan perlakuan yang semestinya dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku tanpa penyimpangan dan pemerasan. "Diharapkan, dengan adanya kepastian hukum ini akan mendorong mereka yang masih berada di luar negeri untuk kembali ke tanah air dan memenuhi kewajibannya kepada negara," demikian Andi.
(nrl/)











































