Round-Up

Di Balik Kaus Kutang Jokowi untuk Vaksinasi ke-2 Corona

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 04:35 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 pada Rabu, 27 Januari 2021, di sisi barat halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta. Dua minggu lalu, tepatnya pada 13 Januari 2021, Presiden menjadi orang pertama yang menerima suntikan dosis vaksin dalam program vaksinasi massal secara gratis di Indonesia.
Presiden Jokowi kala mengikuti vaksinasi ke-2 di Istana Kepresidenan (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Dr dr Abdul Muthalib kembali dipercaya menjadi vaksinator Jokowi di vaksinasi ke-2 ini.

Jokowi kemudian melepaskan sedikit jaketnya dan vaksinator menyuntikkan vaksin dosis kedua. Sontak kaus kutang orang nomor satu di Indonesia tersebut terekspos.

Jokowi Nyaman Pakai Singlet, Tak Perlu Lipat Baju Pihak Sekretariat Presiden (Setpres) memberikan penjelasan tentang alasan Jokowi mengenakan singlet saat divaksin.

Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres Bey Machmudin mengatakan alasan Jokowi memakai singlet ketika vaksinasi COVID-19 untuk kemudahan saat disuntik.

Maka, kata Bey, Jokowi tidak perlu lagi melipat bajunya sampai ke atas.

"Untuk kemudahan saat vaksin, sehingga tidak perlu melipat baju sampai atas," ujar Bey saat dimintai konfirmasi, Rabu (27/1/2021).

Lalu, mengapa Jokowi tidak memakai kaus lengan pendek saja?

"Bapak Presiden merasa lebih nyaman kalau ruang di lengannya lebih terbuka, sehingga memberikan keleluasaan kepada vaksinator untuk menyuntikkan vaksinnya sehingga vaksinator tidak perlu meminta kepada Bapak Presiden untuk menaikkan lengan kemeja yang digunakan," kata Bey.

Halaman

(aan/eva)