SBY Sesalkan Polisi Inteli DPR

SBY Sesalkan Polisi Inteli DPR

- detikNews
Rabu, 08 Feb 2006 16:04 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sangat menyesalkan tindakan aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya yang melakukan penyelidikan terhadap tim investigasi kasus impor beras FPDIP dan FPKS DPR. Tindakan tersebut dinilai tidak beralasan.Hal itu karena SBY senantiasa menghormati hak-hak anggota DPR, fraksi-fraksi di DPR, dan DPR sebagai Lembaga Tinggi Negara."Setelah membaca berita media massa pagi ini dan mendapatkan laporan tentang berita ini, Presiden langsung memberikan instruksi kepada Menko Polhukam untuk segera mengecek dan mengambil langkah-langkah yang tepat, termasuk pemberian sanksi kepada mereka yang berbuat kesalahan," kata Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (8/2/2006).Mengenai upaya untuk menyelidiki tentang dugaan penyimpangan impor beras di Bulog, Andi menjelaskan, pada prinsipnya SBY sangat terbuka untuk itu. "Bahkan Presiden menyatakan agar dicek secara utuh dan tuntas keseluruhan impor beras oleh Bulog selama ini," tandasnya.Surat perintah penyelidikan Polri terhadap rencana FPKS dan FPDIP membentuk tim investigasi kasus impor beras dikeluarkan Direktur Intelkam Polda Metro Jaya Kombes Pol Handoko tertanggal 30 Januari 2006. Surat tersebut berlaku sampai 5 Februari 2006.Dalam surat bernomor Sprin/72/I/2006 ini memerintahkan kepada Kompol Effendi Sirait, Brigadir Edi Prebuan, Brigadir Saenal, Briptu Ekhan Windiarto, dan Bripda Yuliono untuk melaksanakan tugas penyelidikan dan pulbaket terhadap rencana FPDIP dan FPKS yang akan membentuk tim investigasi terkait penolakan usulan hak angket dan interpelasi tentang impor beras di wilayah hukum Polda Metro Jaya. (jon/)


Berita Terkait