Kapolri Tidak Tahu Polda Kirim Intel ke DPR

Kapolri Tidak Tahu Polda Kirim Intel ke DPR

- detikNews
Rabu, 08 Feb 2006 15:52 WIB
Jakarta - Tidak semua petinggi Polri tahu ada intel yang dikirim ke DPR untuk memata-matai FPKS dan FPDIP. Salah satunya Kapolri Jenderal Sutanto. Pengintaian itu murni inisiatif Polda Metro Jaya bukan Mabes Polri."Tidak ada perintah dan kebijakan seperti itu dari Mabes Polri. Itu inisiatif intel Polda," ungkap Kapolri usai Rakor Polhukam di Kantor Menko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (8/2/2006).Dijelaskan Kapolri, kepolisian mempunyai tugas keamanan di dalam negeri, melakukan penegakan hukum, dan penertiban masyarakat dalam rangka menjaga keamanan. Dalam hal ini intel bertugas mengumpulkan informasi-informasi dari berbagai situasi, bisa yang terkait politik sosial, budaya, ekonomi dan hankam. "Oleh karena itu, dari Polda Metro Jaya, berdasarkan laporan intel-intelnya, adalah dalam rangka pengumpulan informasi. Jadi tidak ada tujuan, apalagi investigasi," katanya. Intelijen, imbuh dia, tidak punya kewenangan melakukan penyelidikan. Dan apa yang dilakukan 5 intel Polda Metro semata-mata dalam rangka mengumpulkan informasi dan menjaga keamanan. Dia juga menegaskan bahwa tugas 5 intel Polda itu bukan untuk mematai-matai anggota DPR dari FKPS dan FPDIP. "Ini bukan untuk mata-matai, paradigmanya lain. Tidak ada mata-mata, tapi untuk penegakan hukum," katanya.Kapolri juga membantah Polri sengaja memasuki ruang politik dalam kasus ini. "Kalau polisi jadi kekuatan politik, polisi sendiri yang rugi. Polisi itu berusaha mengayomi yang baik," tandasnya. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads