Tol Kayu Agung-Palembang Dibuka, DPD: Kue Pembangunan yang Merata

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 16:14 WIB
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin
Foto: DPD RI
Jakarta - Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyebut dengan adanya konektivitas melalui infrastruktur, tiap daerah tidak akan merasakan adanya kesenjangan. Bahkan, tiap daerah dapat bertukar potensi sekaligus bersaing dalam memajukan ekonomi, sosial, politik, hingga budaya. Hal itu menanggapi usai diresmikannya tol Kayu Agung-Palembang oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Seperti yang kita sadari bersama bahwa pemerataan pembangunan adalah poin utama dalam kehidupan bernegara. Sebab dengan pembagian 'kue' pembangunan yang adil dan merata pasti akan menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh rakyat di suatu wilayah tanpa ada rasa diskriminasi atau ditinggalkan pemerintah pusat," ujar Sultan dalam keterangan tertulis, Rabu (27/1/2021).

Ia juga menambahkan memang sudah semestinya konsep pembangunan menggunakan pendekatan keruangan dalam setiap kebijakan. Melalui paradigma keruangan serta kewilayahan (regional perspective), maka pembangunan di masing-masing daerah tidak akan berdiri sendiri.

Sultan pun melayangkan apresiasinya kepada pemerintah atas peresmian tol Trans Sumatera yang diharapkan dapat berdampak positif bagi ekonomi masyarakat. Menurutnya jalan tol yang baru saja diresmikan adalah poros utama atau tulang punggung dari proyek Trans Sumatera yang telah menghubungkan banyak daerah antara Lampung-Sumatera Selatan khususnya.

Ia menilai dengan pembangunan infrastruktur tersebut tentu akan mudah bagi pemerintah daerah dalam mengakselerasi pulau Sumatera sebagai upaya menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru serta mengembangkan simpul-simpul ekonomi produktif yang ada.

"Lalu dengan daya dukung tersebut tinggal lagi kita menunggu sinergitas kebijakan di lingkup pemerintah daerah yang tepat sasaran dalam memaksimalkan peluang yang ada," pungkasnya.

Sebagai informasi, pada hari Selasa (26/1) kemarin Presiden Jokowi meresmikan pengoperasian jalan tol Kayu Agung-Palembang. Tol sepanjang 42,5 kilometer ini akan memangkas jarak tempuh dari Bakauheni ke Palembang yang berjarak 373 km memakan waktu 12 jam perjalanan darat, sekarang hanya perlu waktu 3 sampai 3,5 jam.

Saat ini Pemerintah pusat telah merampungkan 657 km ruas jalan tol trans Sumatera yang dapat digunakan, 608 km dalam tahap konstruksi, 430 km persiapan memasuki masa tahapan konstruksi yang kemudian akan disusul lagi pembangunan sepanjang 1.297 km. (ncm/ega)