Anggota TNI Dikeroyok Geng Motor, Polisi: Pelaku Kesal Ditegur Balap Liar

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 14:22 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi pengeroyokan (Foto: dok. detikcom)
Bulukumba -

Polisi mengungkap penyebab anggota TNI Sertu AK dikeroyok sejumlah remaja di bawah umur pakai parang dan busur panah. Pelaku merupakan komplotan geng motor yang tidak terima ditegur karena melakukan aksi balap liar.

"Para pelaku lagi balap liar, sehingga korban menegur. Jadi korban dianiaya karena pelaku kesal ditegur korban," ujar Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto saat dimintai konfirmasi, Rabu (27/1/2021).

Suprianto mengatakan korban menegur para pelaku karena aksi balap liar yang terbilang meresahkan warga sekitar. Namun, bukannya menurut, para pelaku balik menyerang korban.

"Korban cuma lewat saat menegur pelaku balap liar. Pelaku juga ditegur sama korban karena terbilang sudah meresahkan," ujar Suprianto.

Kini jajaran Polres Bulukumba telah menangkap lima pelaku pengeroyokan, sementara tujuh pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Ironisnya, para pelaku kebanyakan masih di bawah umur.

"Kemarin kan ada empat pelaku diamankan, terus nambah lagi satu, jadi sudah lima," ujar Suprianto.

Pelaku yang diamankan berinisial JN (16), RT (17), MA (15), dan MS (15). Kemudian seorang pelaku lainnya berinisial MH (18).

Insiden pengeroyokan terjadi di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Minggu (24/1), pukul 01.00 Wita. Akibatnya, Sertu AK terkena sabetan parang di dekat telinga dan busur di pinggangnya sehingga harus menjalani operasi.

"Habis operasi. Kan ada busur di pinggangnya dia itu, nancap," kata Dandim 1411 Bulukumba Letkol Joko saat dimintai konfirmasi terpisah.

Namun dia mengaku belum bisa berkomentar soal identitas pelaku yang sedang diburu. Dia menyerahkan prosesnya ke pihak kepolisian.

(hmw/nvl)