Menkes Ajak Warga Merenung Saat Kasus Corona Tembus Sejuta: Saatnya Berduka

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 17:58 WIB
Jakarta -

Pasien positif COVID-19 mencapai 1 juta pada hari ini. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut saat ini merupakan momen untuk berduka.

"Hari ini Pak Presiden memanggil rapat terbatas beberapa menteri, dan saya dititip pesan oleh Bapak Presiden untuk menyampaikan ke seluruh rekan-rekan bahwa hari ini adalah hari ketika jumlah orang yang terpapar COVID-19 di Indonesia menembus angka 1 juta orang. Angka ini memiliki makna dua hal yang harus kita sadari, angka ini membuat kita harus merenung. Dan ada dua momen penting yang harus kita sadari. Momen yang pertama adalah, saatnya kita untuk berduka," ujar Budi dalam konperensi pers yang disiarkan melalui YouTube Setpres, Selasa (26/1/2021).

Budi mengatakan hal ini karena banyak keluarga dan kerabat yang wafat melawan COVID-19. Selain itu, lebih dari 600 tenaga kerja kesehatan juga disebut gugur.

"Karena ada banyak saudara-saudara kita yang sudah wafat, ada lebih dari 600 tenaga kesehatan juga yang sudah gugur dalam menghadapi pandemi ini. Dan mungkin sebagian dari keluarga dekat, teman dekat kita juga sudah meninggalkan kita," kata Budi.

Duka ini disebut tidak hanya dirasakan oleh rakyat Indonesia. Namun pemerintah juga merasakan duka yang mendalam.

"Momen pertama yang harus kita lalui. Bahwa ada rasa duka yang mendalam dari pemerintah, dari seluruh rakyat Indonesia atas angka ini," tuturnya.

Selain itu, Budi mengatakan banyaknya angka positif COVID-19 ini harus membuat masyarakat sadar, sehingga diperlukan kerja keras untuk membantu pemutusan penyebaran COVID-19.

"Momen kedua, kita juga harus sadar, bahwa kita harus terus bekerja sangat keras, sehingga pengorbanan yang sudah dilakukan oleh rekan-rekan kita, terutama tenaga kesehatan, itu tidak sia-sia, sebagaimana bekerja keras ke depan. Bekerja sangat keras, bekerja ekstra," tuturnya.

"Angka 1 juta ini memberikan satu indikasi bahwa seluruh rakyat Indonesia harus bekerja sama dengan pemerintah bekerja bersama sama mengatasi pandemi ini dengan lebih keras. Kita teruskan kerja kerasnya," sambungnya.

(dwia/imk)