Indonesia Tidak Akan Tarik Diplomat dari Denmark

Indonesia Tidak Akan Tarik Diplomat dari Denmark

- detikNews
Rabu, 08 Feb 2006 12:13 WIB
Jakarta - Meski pemuatan kartun Nabi Muhammad SAW di koran Denmark Jyllands-Posten membuat umat Islam geram, pemerintah memastikan tidak akan menarik dubes Indonesia di sana. Indonesia berharap ketegangan akibat kasus ini segera menurun."Tidak, sejauh ini tidak ada rencana. Respons kita masih berkoordinasi dengan anggota-anggota organisasi Islam lainnya," kata Menlu Hassan Wirajuda dalam jumpa pers usai foreign policy breakfast di Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta, Rabu (8/2/2006).Organisasi negara Islam, seperti OKI, imbuh Menlu, bersama pemerintah Denmark kini tengah berusaha memecahkan masalah ini. "Beberapa hari lalu, beberapa dubes OKI bertemu dengan PM Denmark, tapi untuk masalah ini tidak ada alasan menarik dubes," katanya.Pemuatan kartun Nabi, diakui Menlu, memang menambah amunisi bagi kelompok radikal untuk mengeksploitasi situasi yang di luar porsi, sehingga mengakibatkan ketertiban umum tidak terpelihara."Kita berkepentingan menjaga ketertiban tetap terpelihara. Secara umum kita tetap memberikan perlindungan bagi personal dan kedutaan besar," katanya.Pemerintah, lanjut Menlu, cukup memberikan perlindungan terhadap Kedubes Denmark agar tidak terjamah. Dan sejauh ini tidak ada gangguan secara pribadi kepada dubes dan stafnya. "Saya pikir masih dalam batas-batas yang wajar," kata dia.Mengenai aksi kekerasan terhadap Konsulat Denmark di Surabaya, Menlu menegaskan, hal lebih kepada fisik kantor, bukan kepada personal dan staf konsulat. Tapi kalau pun pihak Kedubes Denmark khawatir dengan masalah keamanan, pemerintah akan memberikan perlindungan, baik dari kepolisian maupun intelijen terhadap staf-staf mereka. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads