Inneke: Saya Tak Ingin Ada yang Terjerumus Seperti Saya Dulu
Rabu, 08 Feb 2006 12:07 WIB
Jakarta -
Mantan artis panas Inneke Koesherawati mendukung 100 persen RUU Pornografi dan Pornoaksi. "Saya tak ingin adik-adik saya terjerumus seperti yang saya lakukan dulu," aku artis cantik ini. Pengakuan Inneke ini mengemuka dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Pansus RUU Pornografi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2/2006). Acara ini dimulai pukul 10.00 WIB.Inneke juga terbuka menceritakan masa lalunya, yang sering berpose menantang. "Saat saya diprotes di sebuah majalah oleh Mbak Neno (Neno Warisman), saya sangat benci sekali sama Mbak Neno karena saat itu foto-foto saya itu saya atas namakan seni. Saya merasa itu seni. Itu kebebasan berekspresi dan seni saya," papar istri Fahmi Darmawansyah ini.Belakangan, foto-foto itu dipandanginya lagi. "Saya bingung, di mana ya letak seninya. Itu dulu kebodohan saya," cetus Inneke."Jadi saya berterimakasih pada Mbak Neno sudah diingatkan. Saya sayang pada Mbak Neno sekarang. Saya berterimakasih," sambungnya sambil melirik pada Neno yang juga hadir dalam RDP itu. Neno yang kini lebih sering tampil sebagai pendakwah hanya tersenyum.Setelah menyampaikan pendapatnya, Inneke pamit untuk meninggalkan ruang rapat terlebih dulu karena ada acara penting pada pukul 11.00 WIB. Di luar ruangan, wartawan kembali menghampirinya. Berikut petikan wawancara dengan Inneke yang mengenakan baju kurung warna hitam dan berdandan cantik seperti biasanya:Jadi Anda setuju RUU itu, Mbak?Saya sangat setuju RUU ini secepatnya atau lebih cepat disahkan karena kondisi sekarang sudah sangat meresahkan. Indonesia ini penduduk Islam terbesar. Jadi harus dijaga.Foto yang Anda sesalkan sekarang itu bagaimana?Saya dulu itu terjebak pada seni. Seperti fotonya Anjas, itu kan vulgar. Meskipun menurut dia seni. Tapi kan tetap telanjang. Berekspresi itu boleh tapi harus ada batasnya. Jangan sampai adik-adik saya melakukan seperti apa yang saya lakukan.Foto Anda yang diprotes Mbak Neno yang dimuat majalah apa?Nggak usah diinget-inget deh yang dulu itu. Aduhhh..duhhh....Apa yang harus dikurangi/ditambahkan dalam RUU itu?Setelah saya baca, tidak ada yang harus dikurangi. Justru RUU ini harus ada penegasan lagi. Lebih fokus. RUU ini belum jelas yang dimaksud memperlihatkan dada itu bagaimana. Jadi harus ada penegasan lagi. Lebih fokus.Foto: Inneke dalam sebuah kesempatan (Eni Kartikawaty)
(nrl/)










































