Sutiyoso Anggap Aneh Banten dan Jabar Tolak Megapolitan

Sutiyoso Anggap Aneh Banten dan Jabar Tolak Megapolitan

- detikNews
Rabu, 08 Feb 2006 11:59 WIB
Jakarta - Penolakan Jawa Barat (Jabar) dan Banten terhadap rencana penerapan konsep megapolitan ditanggapi dingin Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Dia menjamin tidak ada daerah yang dirugikan atas konsep ini."Bukan menolak, mereka itu tidak tahu saja. Nanti kalau sudah ketemu DPR RI kan pasti setuju. Wong untuk kepentingan bersama. Aneh kok kalau menolak itu," kata Sutiyoso di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2006). Sutiyoso menjamin tidak ada daerah yang dirugikan atas konsep Megapolitan tersebut. "Mereka tetap daerah Banten dan Jawa Barat. Jadi apa yang ditolak," ujar Sutiyoso. Sebagai informasi, megapolitan meliputi Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, Puncak, dan Cianjur.Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan dan Pelaksana Tugas Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sebelumnya menolak dengan tegas apabila dalam penerapan konsep Megapolitan Jakarta menghilangkan wilayah administratif di daerah Jabar dan Banten.Danny mengaku setuju penerapan megapolitan asalkan dalam realisasi menguntungkan kedua belah pihak. Sedangkan Ratu Atut menolak jika megapolitan ditujukan untuk mengubah status adminstratif kabupaten dan kota Tanggerang. Pasalnya, Banten akan kehilangan sekitar 90 persen potensi pendapatan asli daerah (PAD). Hal ini mengingat sebagian besar PAD Provinsi Banten berasal dari Kota dan Kabupaten Tangerang. (aan/)


Berita Terkait