Pupuk Kaltim Beli 10 Unit GeNose Senilai Rp 620 Juta

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 11:25 WIB
Pupuk Kaltim Beli 10 Unit GeNose
Foto: Dok. Pupuk Kaltim
Jakarta -

Anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), Pupuk Kaltim membeli 10 unit alat pendeteksi Corona, GeNose C19, senilai Rp 620 juta. Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta mengungkapkan pembelian 10 unit GeNose C19 sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi buatan anak negeri.

"Hal ini juga sebagai upaya Pupuk Kaltim dalam menekan penyebaran dan laju pandemi di lingkungan Perusahaan, melalui deteksi awal potensi COVID-19 bagi seluruh karyawan dan keluarga besar Pupuk Kaltim," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (26/1/2021).

"Seluruh alat dioptimalkan untuk tes seluruh karyawan dan keluarga besar perusahaan, sehingga potensi COVID-19 bisa terus diantisipasi," imbuhnya saat menerima secara simbolis alat pendeteksi Corona, GeNose, di UGM pada Senin (25/1) kemarin.

Menurut Hanggara, tidak ada keraguan Pupuk Kaltim untuk menggunakan GeNose C19. Sebab, alat tersebut telah melalui uji diagnostik dan izin edar telah dikeluarkan Kemenkes RI. Hal ini dinilai cukup untuk menunjukkan GeNose menjadi pilihan mendeteksi COVID-19.

"Semua ini adalah upaya kita untuk menekan pandemi semaksimal mungkin," terangnya.

Sementara itu, Rektor UGM Panut Mulyono mengapresiasi kepercayaan Pupuk Kaltim terhadap GeNose C19, yang merupakan hasil inovasi tim ahli UGM tersebut. Dikatakannya, penggunaan GeNose C19 diharap membantu deteksi COVID-19 di masyarakat, dengan metode yang relatif sederhana secara cepat dan akurat.

Uji coba GeNose C19 pun telah dilakukan pemerintah pusat, termasuk jajaran Kementerian dengan hasil yang relatif cepat pasca-pengetesan sampel.

"Semoga keberadaan GeNose mampu membantu bangsa Indonesia untuk penanggulangan COVID-19, khususnya di lingkungan Pupuk Kaltim dan masyarakat di sekitar perusahaan," ujar Panut.

Dirinya pun menjamin GeNose C19 dapat dimaksimalkan tanpa kendala teknis, mengingat alat tersebut telah melalui tahap penyempurnaan dan keandalan perangkat secara berkala, hingga akhirnya memperoleh izin edar untuk diproduksi secara massal.

"Tapi namanya alat pasti ada lebih dan kurangnya. Jika dirasa ada persoalan, tim kami siap datang untuk membantu penanganan secara cepat," pungkas Panut.



Simak Video "Ini Pantangan Sebelum Jalani Tes GeNose"
[Gambas:Video 20detik]
(akd/ega)