3 Pelaku Tawuran Maut di Bekasi Ditangkap Polisi, 2 DPO Diburu

Rahmat Fathan - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 00:24 WIB
Ilustrasi Begal
Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Bekasi -

Polisi menangkap tiga pelaku tawuran di Medan Satria, Kota Bekasi. Tawuran itu menewaskan satu orang akibat luka sabetan benda tajam.

"Kejadian pada tanggal 12 Januari dengan korban meninggal dunia satu orang. Tersangka ada lima orang. Saat ini kami telah mengamankan tiga orang tersangka, dua lagi DPO," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Supriyadi di Mapolres Bekasi Kota, Senin (25/1/2021).

Awalnya, polisi berhasil mengamankan AS di sebuah apartemen di Bekasi. Berdasarkan keterangan AS, tim kepolisian melakukan pengembangan hingga akhirnya menangkap MF dan EH.

"Selanjutnya, atas informasi ketiga tersangka, tim berhasil mengamankan dua bilah senjata tajam yang digunakan tersangka untuk melakukan kekerasan terhadap korban yang menyebabkan meninggal dunia," ucapnya.

Atas perbuatannya itu, para tersangka akan dikenai Pasal 170 ayat KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun.

Begal Ditangkap

Sementara itu, polisi menangkap lima begal sadis di Bantargebang, Bekasi. Dalam kejadian ini, korban mengalami luka-luka akibat dibacok para pelaku.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (28/12/2020). Saat itu korban berinisial Z dipepet oleh para tersangka di Jalan Raya Mustikasari, Bantargebang, Bekasi.

"Dipepet oleh lima orang berboncengan dengan dua motor. Ketika korban terjatuh dari sepeda motornya dan lari, langsung dikejar oleh tiga orang pelaku dan diambil HP korban yang berada di kantong," ujar Aloysius.

Lalu korban terkena ayunan senjata tajam jenis celurit di bagian leher dan bagian kepala. Dalam kesempatan yang sama, para pelaku berusaha mengambil motor korban.

"Akan tetapi korban berhasil menghalangi dan sempat bergumul dengan salah satu pelaku dan dibantu saksi yang membawa bambu sambil berteriak, akhirnya para pelaku kabur," kata Supriyadi.

Setelah kejadian tersebut, korban diantar saksi ke rumah sakit. Selang sehari kemudian, korban melaporkan peristiwa begal yang dialaminya ke kepolisian.

"Setelah adanya kejadian tersebut Kanit Reskrim Polsek Bantargebang Iptu Johan berikut anggota melakukan pengembangan dan telah berhasil menangkap para pelaku," pungkasnya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan lima buah barang bukti, di antaranya 2 unit sepeda motor, 2 buah senjata tajam jenis celurit, dan 1 buah topi berwarna putih.

Atas perbuatannya itu, kelima tersangka yang berinisial DS, AN, MGC, SK, dan LV dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.

(mea/mea)