Elite PDIP Dapil Cianjur soal Bansos Ayam Hidup: Harus Evaluasi

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 16:46 WIB
Warga Cianjur dibuat heran dengan pencairan bansos BPNT berupa ayam hidup
Bansos ayam hidup di Cianjur (Foto: dok. tangkapan layar video)
Jakarta -

Penerima bantuan pangan non-tunai (BPNT) di daerah Cianjur yang diberi ayam hidup saat mencairkan bantuan menjadi sorotan. Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Diah Pitaloka menilai kejadian itu perlu dievaluasi sesuai dengan nomenklatur yang ada.

"Nah, jadi ini kan bicara, harusnya kan nomenklaturnya daging segar ya. Ya harus daging segar. Ya itu dievaluasi aja agen BPNT nya, e-Warong. TKSK (tenaga kesejahteraan sosial kecamatan) itu kan ranahnya ya. Nah, itu harus dievaluasi dan kalau bisa dikembalikan ke daging segar," ujar Diah saat dihubungi, Senin (25/1/2021).

Anggota DPR dari Dapil Jawa Barat III itu pun mendengar kabar sempat ada warga yang meminta ayam kampung terkait pencairan BPNT itu. Ia menilai kebijakan itu merupakan keputusan teknis di lapangan.

"Itu karena katanya ada permintaan warga ayam kampung," katanya.

"Ini teknis keputusan lapangan ini kayaknya, nih," imbuhnya.

Selain itu, Diah mengatakan pencairan BPNT dalam bentuk ayam hidup bukan keputusan pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah (pemda). Menurutnya, dinas sosial (Dinsos) Cianjur juga memprotes soal bansos ayam hidup.

"Dinsosnya juga komplain juga gitu. Jadi cek ke dinsosnya di Cianjur, mereka juga nggak tahu juga keputusan di desa gitu loh, keputusan agen BPNT-nya, warungnya. Bukan arahan pusat atau daerah, nggak ada arahan," katanya.

Anggota Komisi VIII DPR RI itu juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi terkait penyediaan BPNT. Khususnya terhadap para agen di tingkat daerah.

"Jadi penting sekali evaluasi dan pengawasan kepada penyediaan bantuan pangan non-tunai dari para agen di tingkat daerah, ya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, warga penerima bantuan sosial BPNT di kecamatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dibuat heran karena diberi ayam hidup saat mencairkan bantuan tersebut. Padahal penerima manfaat mendapatkan daging ayam potong sebagai komoditas kelompok protein hewani.

Jaenudin, warga Desa Pasir Baru Kecamatan Pagelaran, mengatakan warga di Desa Pasirbaru juga mendapatkan BPNT berupa ayam hidup untuk pencarian bulan Januari ini.

"Betul, ada pembagian ayam hidup untuk BPNT bulan ini. Warga mengeluh bingung, kenapa diberi ayam hidup, yang biasanya diberi daging ayam potong," tuturnya.

Tonton juga 'Ini Daftar Bansos yang Didapat di 2021':

[Gambas:Video 20detik]

(hel/gbr)