Bule Sergei yang Dideportasi Gegara Party Pernah Viral Buang Motor ke Laut

Angga Riza - detikNews
Minggu, 24 Jan 2021 19:38 WIB
Bule Sergei Kosenko dideportasi usai viral party tanpa prokes di Bali (Angga Riza/detikcom)
Foto: Bule Sergei Kosenko dideportasi usai viral party tanpa prokes di Bali (Angga Riza/detikcom)
Denpasar -

Kemenkum HAM Bali mendeportasi warga negara (WN) Rusia Sergei Kosenko dari Indonesia karena mengadakan party tanpa menerapkan protokol kesehatan. Sebelumnya, Sergei Kosenko sempat menjadi sorotan lantaran menceburkan diri dan membuang motor ke laut Bali demi konten.

Video yang diunggah di akun instagram miliknya pun viral di media sosial. Unggahan itu lantas mendapatkan kecaman dari warganet karena dinilai mencemari ekosistem laut.

"Desember 2020 lalu viral pemberitaan seorang WNA dengan akun Instagram @sergey_konsenko mengunggah video tengah melakukan aksi berbahaya dengan terjun ke laut sambil mengendarai sepeda motor. Video tersebut menjadi trending topic pada media sosial maupun media mainstream pada tanggal 15 Desember 2020," ujar Kakanwil Kemenkum HAM Bali Jamaruli Manihuruk dalam keterangannya, Minggu (24/1/2021).

Sergei Kosenko kemudian berulah lagi. Kali ini ia mengadakan party di salah satu hotel di Bali tanpa jaga jarak dan tanpa masker. Menurut Jamaruli, hal yang dilakukan Sergei Kosenko melanggar Undang-undang yang berlaku.

"Diketahui yang bersangkutan membuat ulah kembali dengan mengadakan party tanpa memperhatikan protokol Kesehatan di daerah Badung dan diunggah di akun Instagram @sergey_kosenko pada Senin tanggal 11 Januari 2021. Kegiatan tersebut telah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku salah satunya berupa Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 02 Tahun 2021 tentang protokol kesehatan perjalanan Internasional dalam masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)," kata Jamaruli kepada wartawan saat jumpa pers, Minggu (24/1/2021).

Lebih lanjut, Jamaruli membeberkan Sergei Kosenko juga telah melakukan pelanggaran tentang keimigrasian. Sergei Kosenko dianggap melanggar Pasal 75 ayat (1) UNdang-Undang Nomor 6 Tahun 2011.

"Sehingga patut diduga Sergei Kosenko telah melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian, yang menentukan bahwa pejabat imigrasi berwenang melakukan tindakan administratif terhadap orang asing yang berada di wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak mentaati peraturan perundang-undangan," tambah Jamaruli.

Selain itu, Sergei Kosenko diketahui telah menjadi duta yang mewakili sebuah perusahaan dengan mempromosikan produk tertentu. Sergei Kosenko dinilai telah menyalahgunakan dokumen kunjungannya.

"Selain itu dari hasil pemeriksaan diketahui pula bahwa Sergei Kosenko telah melakukan kegiatan-kegiatan seperti menjadi seorang duta yang mewakili kegiatan dari perusahaan tertentu, mengundang investor, dan menjadi seorang marketing dengan mempromosikan produk sebuah perusahaan tertentu, yang dalam hal ini kegiatannya tidak sesuai dengan persetujuan telex visa B211B di bawah seorang penjamin dari sebuah PT; sehingga patut diduga Sergei Kosenko telah melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122 huruf a jo. Pasal 123 huruf b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian," papar Jamaruli.

Tonton juga 'Ajak WNA ke Bali saat Pandemi, Kristen Gray Tak Merasa Bersalah':

[Gambas:Video 20detik]

(isa/isa)