Cegah Banjir Terulang, Pemkot Bekasi Akan Keruk Sungai Jatibening-Tambah Pompa

Afzal Nur Iman - detikNews
Minggu, 24 Jan 2021 17:19 WIB
Jakarta -

Sejumlah wilayah di Kota Bekasi terendam banjir hari ini. Pemkot Bekasi menyiapkan sejumlah strategi untuk mencegah banjir terulang.

"Kemudian memang ada satu, harus ada satu perubahan yang sangat signifikan yang akan kita lakukan. Yang pertama adalah mengubah lapangan ini, ya ini akan kita jadikan sebagai tandon sebagai langkah awal untuk menampung air yang ada di atas," kata Wakil Wali Kota Tri Adhianto saat meninjau Perumahan Jatibening Permai, Jati Bening, Pondok Gede, Bekasi, Minggu (24/1/2021).

Lapangan yang dimaksud tepat di halaman Masjid An Nur, yang terletak di depan perumahan Jatibening Permai. Kemudian Tri mengatakan akan memperbaiki crossing yang ada di jalan Jatibening.

"Langkah yang kedua adalah kita memperbaiki crossing yang ada di Jalan Raya Jatibening ini, Caman, yang paling utama adalah crossing yang ada di bawah tol," lanjutnya.

Untuk mencegah banjir terulang di Perumahan Jatinening Permai, Pemkot Bekasi akan melakukan upaya meningkatkan muka air di kali Jatibening. Dia juga akan menambah pompa air yang disiagakan untuk menyedot air ketika meninggi.

"Kemudian kita melakukan pengerukan terhadap sungai Jatibening dan di beberapa lokasi yang longsor kita lakukan perbaikan," jelasnya.

Tri menyebut banjir yang terjadi hari ini penyebabnya adalah adanya perubahan tata guna lahan yang disebabkan oleh pembangunan yang cukup masif.

"Kita tau bahwa memang dengan adanya pembangunan yang cukup masif ini merubah tata guna lahan yang ada. Pemanfaatan lahan itu semakin sempit sehingga memang daya serap air semakin berkurang, jadi kita akan kaji lagi lebih dalam. Mudah-mudahan ini bisa cepat kita realisasikan ini adalah pembangunan tandon yang ada," jelasnya.

Tri juga meminta warganya tidak membuang sampah ketika hujan. Dia telah berkoordinasi dengan kecamatan setempat untuk melakukan penertiban terhadap tempat pembuangan sampah.

"Yang paling utama tentunya bantuan warga masyarakat ya, jadi pada saat hujan itu jangan membuang sampah. Jadi ini masih karakter yang ada, pada saat hujan mereka buang sampah, sampahnya jadi ke kali sehingga membuat terjadinya hambatan," ujarnya

"Saya tadi sudah minta dengan Pak Camat untuk di depan dilakukan penertiban sehingga itu menjadi salah satu tempat. Pada saat terjadi tumpukan sampah di sana bisa dilakukan pengambilan secara lebih mudah. Nanti akan kita tempatkan alat ya di sana, alat berat secara berkala kapasitas kali Jatibening ini bisa bertambah kapasitas dan tinggi muka airnya," lanjutnya.

(idn/idn)