PM Denmark: Demo Kartun Nabi Sudah Lepas Kontrol

PM Denmark: Demo Kartun Nabi Sudah Lepas Kontrol

- detikNews
Rabu, 08 Feb 2006 06:08 WIB
Jakarta - Pemerintah Denmark mungkin tidak menyangka aksi kecaman atas pemuatan kartun Nabi Muhammad SAW di sebuah harian terkemuka akan mendunia. Bahkan, jika tidak segera dikontrol bisa menyebabkan krisis global. "Kita saat ini menghadapi kemungkinan krisis global yang potensial untuk terus meningkat," ujar Perdana Menteri Denmark Anders Fogh Rasmussen seperti dilansir dari Reuters, Rabu (9/2/2006).Hal ini diungkapkan Rasmussen menanggapi maraknya aksi protes dan anti-Denmark di kawasan Timur Tengah, Asia dan Afrika.Ia kembali mengajak semua pihak untuk bisa berdialog. "Kami berharap semua orang dan negara di dunia Islam bisa bekerja bersama dalam semangat tolong menolong dan toleransi," pinta Rasmussen. Hingga kini belum ada tanda-tanda aksi protes mereda. Meskipun, Presiden AS George W Bush dan Uni Eropa menyatakan dukungan terhadap Denmark. Apalagi, aksi kekerasan dan penyerangan terhadap Kedubes Denmark di sejumlah tempat terus terjadi. Menlu Denmark Per Stig Moeller meminta pemerintah Iran melindungi diplomat asal Denmark. Hal ini menyusul adanya serangan terhadap Kedubes Denmark di Teheran. Rasmussen sendiri mengancam akan menghadang usaha Iran bergabung ke WTO jika masalah ini tidak segera diatasi. Dalam sebuah poling di radio Denmark disebutkan 4 dari 10 warga menilai ada ancaman serius akibat kartun tersebut. Dan hampir separuh responden menyatakan gap antara kelompok muslim dan non muslim di Denmark makin besar karena adanya kartun itu. "Kami juga harus merubah cara patroli pasukan di Irak karena kami tidak ingin membuat mereka dalam bahaya," kata Menhan Denmark Soren Gade. Sedikitnya, 530 pasukan Denmark kini masih bertugas di negeri 1001 malam tersebut. Gade menambahkan pasukan Denmark yang tergabung dalam misi perdamaian PBB juga akan diterapkan hal yang sama. Seragam yang mereka pakai akan diganti dan tidak akan ditempel lambang bendera Denmark. Fie Sandfeld dari biro perjalanan Star Tour mengatakan sekitar 12 warga Denmark sudah dievakuasi dari Bali. Dan sekitar 3.000 warga Denmark membatalkan perjalanan ke Mesir. (ton/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads