Suara Mahasiswa

BEM SI Dorong Komjen Sigit Tuntaskan Kasus HAM di Sigi hingga Soal FPI

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 13:32 WIB
Sejumlah mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi demo meminta debat capres digelar di kampus.
Foto ilustrasi (Grandyos Zafna/deticom)
Jakarta -

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyoroti kasus dugaan pelanggaran HAM di Indonesia, yakni pembunuhan satu keluarga di Sigi dan penembakan enam anggota FPI. BEM SI berharap Komjen Listyo Sigit Prabowo menuntaskan kasus-kasus HAM bila menjadi Kapolri nanti.

"Kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia belum menjadi menjadi fokus utama institusi Polri. Salah satunya adalah kasus pembantaian satu keluarga di Sigi yang hingga saat ini masih belum tuntas. Ditambah lagi kasus penembakan enam anggota laskar FPI yang cukup menyita perhatian publik," demikian pernyataan sikap BEM SI untuk institusi Polri.

Pernyataan sikap BEM SI tersebut disampaikan oleh Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Remy Hastian Putra Muhammad Puhi kepada detikcom, Jumat (22/1/2021).

BEM SI mendorong Polri menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM soal dugaan pelanggaran HAM dalam kasus tewasnya enam anggota FPI. Enam anggota FPI tersebut tewas ditembak anggota Polri.

BEM SI merujuk pada UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, tujuan kepolisian adalah terbinanya ketenteraman masyarakat dengan menjunjung tinggi HAM. Maka mereka mendukung Komjen Listyo Sigit Prabowo yang telah disetujui DPR untuk menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis untuk mengusut tuntas kasus HAM, serta menjaga kredibilitas Polri.

Berikut adalah sikap BEM SI terhadap Komjen Sigit:

Selanjutnya
Halaman
1 2