Minta Dipulihkan Namanya, Korban Talangsari Datangi PBNU

Minta Dipulihkan Namanya, Korban Talangsari Datangi PBNU

- detikNews
Selasa, 07 Feb 2006 18:09 WIB
Jakarta - Sekitar 50 orang korban dan keluarga korban Talangsari Lampung yang datang dari Solo dan Lampung mendatangi kantor PBNU. Tujuannya, meminta dukungan moril dam material agar kasus Talangsari yang terjadi sejak 17 tahun lalu segera diselesaikan oleh pemerintah.Rombongan ini diterima oleh Ketua PBNU Ahmad Bagja, Sekjen PBNNU Taufik R Abdullah, dan Wakil Bendahara PBNU Ronin Hidayat di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa (7/2/2006).Menurut salah satu korban yang hadir, mereka mengharap agar PBNU menulis surat kepada Presiden SBY, Komisi III DPR RI, serta Komnas HAM agar mendesak kasus Talangsari tetap diselesaikan."Kami ingin nama baik kami dikembalikan. Kami tidak ingin dianggap sebagai pengacau seumur hidup," ujar dia.Sementara itu Ketua PBNU Ahmad Bagja mengatakan, dia bersama PBNU tidak bisa berbuat banyak. Sebab, PBNU adalah organisasi kemasyarakatan dan bukan organisasi politik yang punya power tertentu untuk mendesak pemerintah. Dia meminta seluruh korban Talangsari tidak berkecil hati dan tetap bersemangat memperjuangkan kebenaran. "Jangan pernah bosan menceritakan hal yang menyangkut kebenaran. Semua itu tak akan sia-sia," ujarnya.PBNU juga berjanji akan berusaha menegur pemerintah dan pejabat yang berwenang agar persoalan ini cepat dituntaskan.Ahmad Bagja menegaskan, bahwa ajaran yang dulu dianggap sesat dan menyebabkan peristiwa Talangsari sebenarnya bukan ajaran sesat. Sebab menurutnya sesat atau tidaknya sebuah ajaran datang dari hati. (san/)


Berita Terkait