Hidayat Sayangkan Polisi Inteli Tim Investigasi PKS
Selasa, 07 Feb 2006 17:48 WIB
Jakarta -
Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nurwahid menyayangkan adanya informasi tentang polisi yang memata-matai FPKS dan FDIP DPR yang tengah menginvestigasi impor beras. "Saya berharap itu informasi yang tidak benar. Lagipula itu informasi yang aneh," kata Hidayat usai menjadi pembicara dalam seminar dengan tema Menggagas Paradigma Islam Rahmatan Lil 'Alamin di Auditorium Utama UIN, Ciputat, Tangerang, Banten, Selasa (07/02/2006). Ketua MPR ini juga mengaku baru mendengar informasi itu. Jadi, dirinya belum mengetahui dan mengambil sikap atas peristiwa tersebut. Namun demikian, Hidayat tidak mempermasalahkan jika benar polisi akan melakukan penelitian terhadap tim investigasi impor beras PKS. "Pengawasan silakan saja. Supaya transparan," tambah Hidayat. Pergi ke VietnamDalam kesempatan tersebut, Hidayat juga membenarkan adanya dua kader PKS yang saat ini berangkat ke Vietnam untuk melakukan pengecekan mengenai impor beras. Tujuan dari kepergian dua orang itu menurut Hidayat, untuk melakukan pengecekan atau penjelasan mengenai masalah yang selama ini masih subhat atau remang-remang. "Contohnya harga beras Vitenam, mafia beras, dan data beras," jelasnya. Lebih lanjut Hidayat menjelaskan, pembentukan tim investigasi impor beras ini didasarkan atas adanya komitmen yang kuat untuk membentuk sebuah pemerintahan yang bersih dan sehat. "Terutama sekali pemerintahan yang peduli rakyat kecil dalam hal ini petani dan konsumen beras," tandas mantan ketua MPP PKS ini.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































