Polisi Apes, Pistolnya Digondol Maling di Polda Metro

Polisi Apes, Pistolnya Digondol Maling di Polda Metro

- detikNews
Selasa, 07 Feb 2006 17:31 WIB
Jakarta - Maling yang satu ini tampaknya punya nyali besar. Mapolda Metro Jaya tak membuatnya takut menjalankan keahliannya mencuri. Korbannya pun polisi. Si maling sukses menggondol pistol dan barang berharga lainnya.Polisi apes itu adalah AKP Amos Y Graiapon (38). Meski tertimpa musibah, ia harus mempertanggungjawabkan keteledorannya menyimpan pistol sembarangan. Ia kini tengah menjalani pemeriksaan di Propam Polda Metro Jaya. Tidak hanya pistol jenis revolver yang melayang. Amos juga kehilangan laptopnya, handphone, kartu ATM BCA, ATM Bank Mandiri dan uang tunai Rp 500 ribu.Apesnya lagi, semua harta bendanya itu raib tidak jauh-jauh dari lingkungan kerjanya di Satuan Cyber Crime, Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya. Barang-barang berharganya itu lenyap setelah kaca sebelah kiri mobil Jeep Cherokee-nya yang tengah di parkir di halaman kantornya di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin kemarin, sukses dipecahkan si pencuri. Lokasi Direktorat Reskrimsus ini sebetulnya tidak jauh dari ruangan main hall tempat Kapolda Metro Jaya berkantor. Tapi saat kejadian tidak ada seorang pun yang tahu.Diduga kejadian itu berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB-15.15 WIB, atau setelah Amos memarkirkan mobil bernopol B 1860 ZB miliknya itu. Usai memarkir mobilnya, Amos menjalankan tugasnya seperti biasa. Namun saat hendak pulang sekitar pukul 15.15 WIB, mukanya langsung pucat. Ia kaget setelah menyaksikan kaca kiri mobilnya, terutama di bagian tengah, hancur berantakan.Lebih kaget lagi setelah ia mengetahui barang-barang berharganya ikut lenyap, terutama revolvernya yang harusnya dia bawa ke mana-mana. Ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada atasannya dan langsung diproses.Kejadian ini disesalkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana. Kepada wartawan Selasa (7/2/2006), Untung mengatakan, harusnya sebagai perwira, Amos menjaga pistolnya. "Saya menyesalkan kejadian seperti ini," katanya. (umi/)


Berita Terkait