Amien Rais soal Deklarasi Partai Ummat: Kita Tunda Setelah COVID-19 Die

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 19:59 WIB
Amien Rais (Foto: Rahel/detikcom)
Foto: Amien Rais (Foto: Rahel/detikcom)
Jakarta -

Politikus senior Amien Rais berencana mendeklarasikan Partai Ummat di bulan Januari tahun 2021. Namun, Amien Rais memilih untuk menunda deklarasi partai barunya. Kenapa?

"Jadi memang mula-mula dulu Januari. Tapi ada pertimbangan politis dan psikologis ya, karena Covid karena begini, kemudian kita nongol kemudian nampak, mungkin wah seolah-olah kita kurang peduli pada masalah Covid bencana dan lain-lain," kata Amien Rais di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Amien Rais ia menunda deklarasi tersebut hingga pandemi COVID-19 menghilang. Menurutnya, itu merupakan sikap bijak yang perlu dilakukannya saat ini.

"Jadi kita cukup bijak, kita tunda entah beberapa waktu. Setelah nanti ini Covid die, gone, mudah-mudahan sudah selesai baru kita nanti," ujarnya.

Menurut Amien Rais, Partai Ummat sudah memiliki banyak alat kelengkapan partai. Mulai dari logo, lagu mars, hingga anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Ummat.

"Kita sudah menyelesaikan segala macam kelengkapan partai ya. Jadi kita sudah punya logo, punya bendera dengan mars, punya ad art, nah tapi kami ingin seperfect mungkin. Jadi untuk memenuhi syarat-syarat pendaftaran Kemenkum HAM itu maka kita perlu bukan hanya 75 persen dari wilayah provinsi atau yang dari daerah kita ingin 100 persen. Apalagi kita tidak ada deadline yang kita penuhi ya," ucapnya.

Diketahui, politikus senior Amien Rais telah membentuk Partai Ummat. Amien mengatakan pada Januari tahun depan partai barunya tersebut akan segera dideklarasikan.

"Kita Januari deklarasi. Sudah ada mukadimah, ada logonya, ada marsnya, ada narasi perjuangan," kata Amien di acara 'Kuliah Politik untuk Ummat' yang disiarkan secara daring, Sabtu (28/11/2020).

Amien Rais sendiri belum mengumumkan siapa saja tokoh yang akan bergabung dengan Partai Ummat. Dia hanya menjanjikan partai barunya tersebut akan terdiri dari tokoh-tokoh lintas kalangan.

"Jadi nanti nama-nama di Partai Ummat itu selain tokoh Muhammadiyah, nanti Bapak-bapak, Ibu-ibu mengetahui akan kita rangkul dari berbagai kalangan," pungkas Amien.

(hel/mae)