Bukan Dihipnotis, Pegawai Toko di Bekasi Kena Tipu Modus Kirim Paket

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 17:28 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Sebuah video yang dinarasikan hipnotis terhadap pegawai toko olahraga di Bekasi, Jawa Barat, viral di media sosial. Polisi menyebut bahwa korban berinisial AL ini kena tipu, bukan dihipnotis.

"Jadi bukan hipnotis itu, penipuan itu," ujar Kapolsek Bantargebang Kompol Alam Nur kepada detikcom, Kamis (21/1/2021).

Alam menyebut aksi penipuan itu terjadi di salah satu toko olahraga di Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (19/1). Mulanya, pelaku tiba di toko olahraga tersebut dengan membawa bingkisan.

Kemudian, pelaku menghampiri salah seorang pegawai toko. Pelaku saat itu mengaku mengirimkan paket.

"Dia (pelaku) datang ke situ seolah-olah mengantarkan pesanan bosnya, 'Mbak, Mbak ini saya nganterin pesanan bos Mbak nih'," kata Alam menirukan suara pelaku.

Kepada korban, pelaku mengaku pesanan itu belum dibayar sehingga ia meminta kepada korban sebesar Rp 650 ribu. Adapun bingkisan itu ternyata berisi lem.

Korban pun mengambil uang dari mesin kasir. Namun, nominal uang yang ada di mesin kasir lebih kecil dari yang diminta pelaku.

"Jadi di situ (mesin kasir) ada Rp 340 ribu lah, jadi bukan hipnotis," sebut Alam.

Saat kejadian, bos Toko Olahraga itu sedang tak berada di tempat. Korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Bantargebang.

"Sudah-sudah (laporan). Kita lagi menelusuri pelat motornya," tutur Alam.

Dalam video yang beredar, tampak seorang pria yang mengenakan kaus merah memarkirkan motornya di sebuah toko olahraga. Pelat nomor motor pelaku ialah B-6805-BRR.

Ia tampak membawa bingkisan ke dalam toko. Setelah itu ia berbicara dengan seorang perempuan yang diduga penjaga toko.

Tidak lama kemudian perempuan itu tampak memberikan sejumlah uang yang diambil dari kasir. Sementara pelaku kemudian memberikan bingkisan tersebut.

Setelah menerima uang itu, si pria berkaus merah bergegas meninggalkan toko tersebut. Video viral tersebut dinarasikan bahwa pelaku diduga menghipnotis korban.

"Beware guys, penipuan bermodus kirim paket," tulisan pada video itu.

(isa/mea)