Mendagri Belum Ngeh Soal Megapolitan Usulan Sutiyoso

Mendagri Belum Ngeh Soal Megapolitan Usulan Sutiyoso

- detikNews
Selasa, 07 Feb 2006 16:33 WIB
Jakarta - Mendagri M Ma'ruf sama sekali belum mengetahui konsep megapolitan yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. "Saya belum mendengar konsep itu," elak Mendagri.Lho memangnya belum diajukan ke Bapak? "Belum. Saya juga belum tahu apa konsepnya," jawab Mendagri usai mengikuti rapat kabinet di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (7/2/2006).Tapi DPR sudah setuju konsep itu bahwa nanti akan ada menteri yang menangani Jabodetabek, begitu cecar wartawan. "Nggak tahu ya," jawab Mendagri sambil berlalu.Seperti diberitakan, saat ini DPR tengah menggodok revisi UU Nomor 34 Tahun 1999 tentang Jakarta sebagai Ibukota Negara. Pekan lalu, Sutiyoso diundang untuk membeberkan konsep megapolitan. Megapolitan meliputi Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Puncak-Cianjur atau Jabodetabekpunjur. Menurut Sutiyoso, megapolitan merupakan sebuah konsep manajemen tata ruang. Dalam konsep itu, Jakarta dan wilayah penyangga di sekitarnya seperti berada dalam satu manajemen tata ruang. Sementara hak para eksekutif dan legislatif di wilayah-wilayah itu tidak akan dikurangi. Konsep megapolitan ini mengemuka setelah melihat perkembangan pembangunan kawasan di Jakarta dan sekitarnya yang tidak terkendali dan menimbulkan berbagai masalah. Masalah tersebut antara lain adalah persoalan lingkungan. Di kawasan Puncak yang merupakan daerah resapan air, misalnya, saat ini banyak didirikan bangunan beton. Kondisi ini akan mengancam Jakarta terutama dalam bentuk ancaman bahaya banjir. Sutiyoso mengusulkan megapolitan dipimpin oleh pejabat setingkat menteri. (nrl/)



Berita Terkait