Puisi 'Negeri di Tepi Jurang' Buat Siapa? Ini Kata Fadli Zon

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 12:49 WIB
Fadli Zon (Tsarina/detikcom)
Foto: Fadli Zon (Tsarina/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon kembali berpuisi berjudul 'Negeri di Tepi Jurang'. Buat siapa puisi tersebut, Fadli Zon?

"Puisi adalah ekspresi seni. Kalau ditanya untuk siapa, untuk kita semua," kata Fadli Zon saat dihubungi detikcom, Kamis (21/1/2021).

Fadli Zon menyebut puisi tersebut muncul secara spontan sebagai bentuk kegelisahan atas apa yang sedang dihadapi Bangsa Indonesia. Dia beranggapan puisi tersebut ditujukan agar selalu waspada.

"Agar selalu waspada dan introspeksi. Itu spontan saja. Kegelisahan atas apa yang sedang kita hadapi," ucapnya.

Waketum Gerindra itu menyebut puisi 'Negeri di Tepi Jurang' tidak ditujukan secara khusus untuk seseorang. Dia kembali menegaskan puisi itu ditujukan untuk semua rakyat Indonesia.

Seperti diketahui, Puisi Fadli Zon berjudul 'Negeri di Tepi Jurang' menyinggung soal pemenjaraan karena kata-kata hingga utang. Fadli Zon juga bicara soal bencana yang kata dia di mana-mana, mulai dari di darat, laut dan udara.

Dalam puisi itu, Fadli Zon juga bicara kebengisan dan kesombongan. Di akhir bait puisinya, Waketum Gerindra itu menuliskan kalimat memohon penyelamatan kepada Allah SWT.

Berikut ini puisi Fadli Zon 'Negeri di Tepi Jurang':

Negeri di Tepi Jurang

Apalagi yang mau kita katakan
Kata-kata berujung bui
Apalagi yang mau kita suarakan
Suara-suara berkabung sunyi
Apalagi yang mau kita lakukan
Semua dilarungi tirani

Negeri di tepi jurang
Dililit utang terus menjulang
Wabah pandemi mengoyak bumi
Ketimpangan makin tinggi
Bencana di mana-mana
Di darat di laut di udara

Negeri di tepi jurang
Dijangkiti kebohongan kebencian kemunafikan
Negeri di tepi jurang
Dilanda kesombongan kebengisan penindasan

Ya Allah
Selamatkan negeri ini
Selamatkanlah rakyat kami
Amin

Fadli Zon, 20 Januari 2021

(maa/gbr)