Satgas Maluku: Diduga Februari Puncak COVID, Semua ASN Akan Rapid Antigen

Muslimin Abas - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 12:05 WIB
ASN Pemprov Maluku menjalani rapid test antigen.
ASN Pemprov Maluku menjalani rapid test antigen. (Muslimin/detikcom)
Ambon -

Sekitar 3.000 aparatur sipil negeri (ASN) yang bertugas di kantor Gubernur Maluku wajib menjalani rapid antigen. Juru bicara Satgas COVID-19 Maluku Adonia Rerung mengatakan rapid test antigen dilakukan untuk menekan laju Corona, yang puncaknya diduga akan terjadi pada Februari 2021.

Rapid antigen hari ini dilakukan di tiga tempat, salah satunya di lahan parkir kantor Gubernur Maluku. Adonia Rerung mengatakan, seusai rapat virtual dengan Mendagri dan pimpinan daerah lainnya terkait masa puncak Corona, Pemerintah Provinsi Maluku menginstruksikan langkah-langkah untuk mencegah pencegahan potensi kenaikan kasus Corona.

"Dengan dugaan bahwa nanti di bulan Februari akan menjadi masa puncak COVID sebab itu ada upaya-upaya untuk bisa menekan laju potensi Corona tersebut, maka akan dilakukan rapid antigen bagi semua ASN di tingkat provinsi untuk wilayah di Kota Ambon dan akan disusul oleh kabupaten lain," kata Adonia Rerung di lantai 6 kantor Gubernur Maluku, Kamis (21/1/2021).

Selain melakukan rapid antigen kepada pegawai, Pemerintah Provinsi Maluku juga akan memberlakukan 50 persen pegawai yang bekerja di kantor, sisanya kerja dari rumah. Pegawai yang bekerja di kantor Gubernur Maluku akan memegang kartu akses masuk ke kantor yang membuktikan telah menjalani pemeriksaan rapid antigen dan akan diterapkan mulai Senin (25/1/2021) sampai Kamis (28/2/2021).

"Jumlah pegawai di provinsi yang berdomisili di sini (Kota Ambon) ada tiga ribuan, mulai 25 sampai 28 Februari yang bekerja itu 50 persen di kantor, 50 bekerja dari rumah. Yang bekerja itu wajib melakukan pemeriksaan rapid dan hasil pemeriksaan rapid antigen akan dibuktikan dengan adanya kartu setiap pegawai yang masuk kerja akan diperiksa Satpol PP," ujarnya.

Penerapan pemeriksaan rapid antigen masuk kantor Gubernur Maluku bukan hanya berlaku pada pegawai, tapi juga kepada tamu. Tamu akan diberi akses masuk setelah menjalani pemeriksaan rapid antigen.

"Kunjungan tamu akan diatur, jadi semua tamu wajib melakukan pemeriksaan rapid antigen sebelum diterima (masuk kantor Gubernur) dan akan dibuktikan juga hasil pemeriksaan dengan kartu yang membuktikan sudah lakukan rapid antigen," ujarnya.

Waktu kunjungan di kantor Gubernur Maluku juga diatur. Untuk ASN yang bertugas seperti biasanya, sedangkan kunjungan tamu mulai pukul 14.00 WIT sampai 16.30 WIT.

"Untuk tamu diatur waktu kunjungan sebagai berikut untuk kedinasan seperti waktu kerja sedangkan nonkedinasan pukul 14.00 sampai 16.30 WIT dilakukan," tuturnya.

(idh/idh)