Ada 160 Titik Penyaluran BST, DKI Batasi 500 Penerima Sehari Tiap Titik

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 23:03 WIB
Petugas Bank DKI Jakarta melayani warga untuk pemberian Bantuan Sosial Tunai Pemprov DKI Jakarta dengan dibuatkan buku tabungan bansos Jakarta di  SMKN 12,Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/1). Pemberian BST dengan nominal Rp. 300.000 per orang ini merupakan bantuan dari Pemprov DKI Jakarta untuk membantu warga yang terdampak pandemi COVID-19.  Nantinya uang tersebut akan ditransfer ke rekening warga yang bersangkutan.
Ilustrasi Penyaluran BST di Jakarta Utara (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta bersama Bank DKI sudah menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) sejak Selasa pekan lalu. Ada 160 titik penyaluran bansos di DKI.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini mengatakan pihaknya membatasi penyaluran maksimal 500 penerima per titik setiap hari. Hal itu untuk menghindari kerumunan, mengingat situasi pandemi COVID-19.

"Distribusi BST yang dilakukan Bank DKI bersama Dinsos Pemerintah Provinsi DKI Jakarta per titik lokasinya maksimal hanya melayani maksimal 500 orang penerima BST per hari. Setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan paling lambat H-1 sebelum pelaksanaan distribusi dan undangan disampaikan oleh Kasatpel Sosial hingga RT/RW untuk selanjutnya diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM)," ujar Herry melalui keterangan tertulis, Rabu (20/1/2021).

"Setelah sampai di lokasi distribusi BST, penerima manfaat diwajibkan untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan, serta mengecek suhu tubuh dan menjaga jarak di dalam maupun di luar ruangan distribusi BST," sambungnya.

Herry menjelaskan, penerima BST di 160 titik itu nantinya akan diberi buku tabungan dan ATM Bank DKI. Sebab, dana BST diambil melalui mesin ATM.

Penerima BST yang datang ke lokasi wajib membawa undangan, KTP dan kartu keluarga asli dan fotokopi. Penerima BST diminta untuk datang sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

"Penerima BST diharapkan agar datang sesuai dengan jadwal untuk menghindari kerumunan. Bagi penerima BST yang berhalangan hadir sesuai jadwal pendistribusian, maka penerima akan diundang kembali pada undangan kedua hingga undangan yang dilakukan setelah distribusi pertama selesai pada 5 wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu," katanya.

Tercatat, ada 1.055.216 penerima BST di DKI Jakarta. Mereka akan mendapat Rp 300 ribu dari Januari hingga April 2021.

(man/jbr)