Pertamina Beri Bantuan Rp 76 Juta untuk Korban Longsor di Manado

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 22:41 WIB
Pertamina
Foto: Pertamina
Jakarta -

Direktur Utama Pertamina Power Indonesia (PPI) yang juga CEO Sub Holding Power and Renewable Energy, Heru Setiawan menyerahkan bantuan langsung kepada korban bencana longsor di daerah Malalayang, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Bantuan tersebut berupa bahan pokok, alat memasak (termasuk kompor gas dan tabung Bright Gas), serta santunan bagi keluarga korban dengan total mencapai Rp 76 juta. Aksi tanggap darurat yang dilakukan Pertamina tersebut lantas mendapatkan apresiasi dari Menteri Sosial Tri Rismaharini yang sedang berkunjung meninjau lokasi bencana.

"Kegiatan Pertamina Peduli bencana Manado ini merupakan aksi nyata tanggap bencana yang dilakukan dengan sinergi Pertamina Group yang beroperasi di Sulawesi Utara yaitu MOR VII Sales Area Retail Sulutgo dan PGE serta Hiswana Migas DPC V, kami berharap hal ini dapat membantu masyarakat terdampak dalam melakukan pemulihan," ungkap Heru dalam keterangan tertulis, Rabu (20/1/2021).

Setelah menyerahkan bantuan, Heru yang ditemani oleh Direktur Operasional Pertamina Geothermal Energy (PGE) Eko Agung Bramantyo serta SAM Retail Sulutgo Pertamina MOR VII Fachrizal Imaddudin dan jajaran Pengurus Hiswana Migas DPC V, melanjutkan kegiatan dengan mendatangi lokasi operasi Integrated Terminal Bitung serta Lapangan Panas Bumi PGE di Tomohon dan Minahasa.

Heru mengatakan, kunjungan direksi Pertamina tersebut dalam rangka memastikan kegiatan operasional Pertamina Group terkait penyaluran BBM, LPG serta pembangkitan listrik berjalan optimal. Sekaligus memberikan semangat kepada para pekerja di lapangan agar menjaga keandalan operasional dengan tetap mengutamakan disiplin protokol kesehatan.

Terkait bencana alam yang terjadi, Heru memastikan layanan Pertamina di wilayah terdampak bencana tetap optimal.

"Operasional Pertamina Group Wilayah Sulutgo dipastikan tetap optimal dan andal sehingga pasokan BBM, LPG maupun listrik untuk Sulutgo tetap aman," pungkasnya.

(ega/ega)