PPKM Sebagian Jawa-Bali Akan Diperpanjang, Wagub DKI: Gubernur Dukung Penuh

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 21:26 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Ahmad Riza Patria (kanan) memberi salam usai pemilihan di Gedung DPRD DKI Jakarta di Jakarta, Senin (6/4/2020). Pada pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan 2017-2022 oleh DPRD DKI Jakarta, politisi Gerindra Ahmad Riza Patria memperoleh 81 suara sedangkan politisi PKS Nurmansyah memperoleh 17 suara sedangkan dua suara tidak sah. ANTARA FOTO/Deka Wira S/wpa/wsj.
Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria (Deka Wira S/Antara Foto)
Jakarta -

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di sebagian Jawa-Bali. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut Gubernur Anies Baswedan mendukung perpanjangan PPKM di sebagian Jawa-Bali.

"Yang jelas pemerintah pusat setelah rapat kabinet kemarin akan memperpanjang tentu itu diputuskan berdasarkan data dan angka yang masih cukup besar masih tinggi, kami memahami, mengerti dan tentu kami mendukung kebijakan dari pemerintah, gubernur juga akan memberikan dukungan penuh atas kebijakan pemerintah pusat, apalagi juga di beberapa daerah di Jawa-Bali, termasuk di Jakarta masih," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2021).

Riza mengatakan pihaknya masih menunggu hingga (25/1) untuk menentukan status PSBB ketat di DKI akan diperpanjang atau tidak. Dia berharap terjadi penurunan kasus Corona di DKI Jakarta.

"Mudah-mudahan dua minggu ke depan nanti setelah tanggal 25 kita akan lihat hasilnya apakah mulai menurun," katanya.

Sebelumnya, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Syafrizal, mengatakan PPKM di sebagian Jawa-Bali akan diperpanjang. Kebijakan itu diambil lantaran kasus COVID-19 belum juga mereda.

"Saat ini memang kita mengambil beberapa provinsi prioritas untuk monitoring, terutama provinsi yang berwarna merah atau kategori tinggi dan Jawa-Bali sudah ditetapkan untuk PPKM dan angka terakhir belum menunjukkan penurunan angka positivity rate yang signifikan," ujar Safrizal dalam acara Sosialisasi Surat Edaran Nomor 903/145/SJ yang disiarkan langsung melalui YouTube, Rabu (20/1).

Berdasarkan data itu, lanjut Safrizal, PPKM di sebagian Jawa dan Bali akan diperpanjang dua minggu setelah 25 Januari. Keputusan itu diambil seusai rapat kabinet terbatas kemarin.

"Dari hasil rapat kabinet terbatas kemarin sore, akan diperpanjang untuk dua minggu ke depan setelah tanggal 25 Januari akan diperpanjang dua minggu ke depan sampai dengan angka menunjukkan penurunan atau pelandaian," kata Safrizal.

(man/zak)