KPK Akan Telusuri Dugaan Korupsi Program Bansos Difabel dan PKH

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 19:49 WIB
Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto
Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto (Wilda/detikcom)
Jakarta -

KPK terus mengembangkan penyidikan kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Corona. Informasi korupsi program bansos untuk difabel hingga program keluarga harapan (PKH) juga dikorupsi pun akan ditelusuri KPK.

"Kalau memang sebagai informasi yang bagus ya kita padukan, kita cari. Karena memang di program bansos itu banyak sekali bukan hanya difabel, PKH, dan lain-lain," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (20/1/2021).

Karyoto menyebut KPK akan mencari bukti-bukti informasi tersebut. Dia memastikan penanganan kasus korupsi bansos tak hanya akan berhenti di penangkapan mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara dkk.

"Apakah nanti ketercukupan informasi mengarah kepada pengurangan kualitas dan lain-lain. Tentu kita mencari alat pendukung yang lain, dan ini pun masih banyak dikembangkan yang lain-lain. Kan rekan-rekan juga tahu kita tidak berhenti di situ," ujarnya.

Karyoto mengatakan KPK tengah mengejar target penyelesaian berkas perkara korupsi bansos untuk tersangka Juliari Batubara dkk. Untuk informasi yang berkembangan, KPK akan gali dengan membuka penyelidikan baru.

"Tim intinya sendiri sedang mengerjakan suapnya itu berpacu dengan waktu yang maksimal sekian bulan. Kita ditambahkan dengan beberapa informasi yang sayang kalau tidak digali," katanya.

"Karena jumlah bansos sendiri bukan hanya di kisaran yang kemarin diterima suap, masih banyak yang lain," sambungnya.

(fas/jbr)