Ahli Waris Jamaah Haji Meninggal Diminta Urus Klaim Asuransi

Ahli Waris Jamaah Haji Meninggal Diminta Urus Klaim Asuransi

- detikNews
Selasa, 07 Feb 2006 13:33 WIB
Jakarta - Departemen Agama (Depag) mengimbau ahli waris jamaah haji yang meninggal di Tanah Suci segera mengurus klaim asuransi. Klaim ini bisa diurus di bank yang dijadikan tempat penyetoran dana haji jamaah bersangkutan."Mulai sekarang ahli waris sudah harus mengurus melalui bank yang ditunjuk dan diklaim di bank tersebut," kata Direktur Pelayanan Haji dan Umroh Zakaria Anshar di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (7/2/2006).Nama-nama jamaah yang meninggal di Tanah Suci, imbuh Zakaria, telah dikirim ke Kakandepag seluruh kabupaten di Indonesia. Para ahli waris bisa melihatnya di masing-masing Kandepag tersebut.Syarat-syarat untuk pencairan asuransi itu adalah surat keterangan kematian, surat keterangan ahli waris, surat kuasa kepada ahli waris yang ditunjuk untuk mengurus, dan surat pengantar dari Kakandepag tingkat kabupaten.Ada 21 bank yang menjadi rujukan untuk penyetoran dana haji, setiap bank memiliki aturan yang berlainan dengan pihak asuransi sesuai MoU masing-masing.Sebelumnya, Plt Direktur Pembinaan Haji Depag Mochtar Ilyas menjelaskan, besaran klaim asuransi jamaah yang meninggal itu tergantung dari penyebab kematian jamaah. Bagi jamaah yang meninggal karena kecelakaan akan mendapat klaim auransi dua kali lipat dari ONH yang dibayarkan.Biayanya bervariasi antara Rp 45 juta sampai Rp 55 juta. Sedangkan jamaah yang meninggal bukan karena kecelakaan, seperti sakit, klaim asuransi akan dibayarkan sebesar ONH yang dibayarkan.Zakaria menambahkan, setelah musim haji selesai, pihaknya akan menentukan perusahaan haji swasta yang layak atau tidak. Dia minta para jamaah haji berhati-hati dalam memilih biro perjalanan. "Jangan ngejar yang murahnya, seperti musim haji tahun ini 4.500 dolar AS adalah batas minimal ONH Plus. kalau ada yang menawarkan di bawah itu menjadi tanda tanya," katanya. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait