3 Bulan Bebas Berkat Asimilasi, Pria di Aceh Diciduk Lagi Gegara Curi HP

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 12:21 WIB
Rilis Polresta Banda Aceh
Rilis Polresta Banda Aceh (Foto: Agus/detikcom)
Banda Aceh -

Seorang pria di Banda Aceh, Aceh, YS (39) ditangkap polisi karena diduga mencuri tiga handphone. YS baru tiga bulan bebas dari penjara usai mendapat asimilasi.

"Tersangka merupakan residivis kasus curanmor yang divonis 2 tahun pada 2019. Dia mendapatkan asimilasi pada Oktober 2020," kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP M Ryan Citra Yudha kepada wartawan, Rabu (20/1/2021).

Ryan mengatakan, YR diduga mencuri tiga telepon seluler di tiga lokasi pada waktu berbeda. Pertama, YS disebut mencuri di warung kopi di kawasan Batoh, Banda Aceh pada Jumat (1/1) lalu.

Di sana, dia mengambil tas milik seorang pengunjung. YS disebut mengambil satu unit HP, satu STNK dan kunci mobil. Sementara isi tas lain dibuang.

Aksi pencurian kedua terjadi di sebuah warung nasi pada Sabtu (16/1). Sehari berselang, YS disebut membawa lari telepon genggam milik pemilik air isi ulang di Neusu.

"Di TKP Neusu, tersangka berpura-pura membeli air isi ulang dan minta tolong ke korban untuk diantar ke daerah yang dituju. Dalam perjalanan tersangka meminjam HP korban untuk menelpon seseorang. Namun ketika HP diberikan, tersangka langsung membawa lari," jelas Ryan.

Ryan mengungkapkan, kasus itu ditangani polisi berdasarkan laporan pada Sabtu (16/1) lalu. Polisi turun tangan melakukan penyelidikan dan menciduk YS di kawasan Neusu pada Senin (18/1).

"Motif tersangka karena faktor ekonomi. Namun perbuatan tersangka sudah berulang kali," ujarnya.

(agse/knv)