6 Fakta Gempa Guncang Gunungkidul Terasa hingga Bagian Timur Jawa

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 10:33 WIB
Ilustrasi gempa bumi (iStock)
Foto ilustrasi gempa bumi. (iStock)

Ini Analisis Lengkap BMKG soal Gempa Gunungkidul

Berdasarkan analisa BMKG, gempa di Gunungkidul ini memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip).

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip)," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan tertulis, Rabu (20/1/2021).

BMKG menjelaskan gempa di Gunungkidul ini juga merupakan jenis gempa bumi dangkal yang disebabkan adanya aktivitas subduksi. Hal itu didasari lokasi episenter dan hiposenter gempa bumi yang berpusat di laut, tepatnya 116 km barat daya Gunungkidul itu.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi," tuturnya.

Gempa di Gunungkidul ini terasa di Pacitan dalam skala II-III MMI. Sedangkan di Trenggalek, gempa ini dirasakan dalam skala II MMI.

Skala II artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara skala III berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah dan seolah ada truk berlalu.

Gempa di Gunungkidul ini dilaporkan terjadi pada pukul 03.11 WIB. Gempa berpusat di laut, 116 km barat daya Gunungkidul.

Halaman

(aan/dhn)